Sebelum kecelakaan, bus maut salip kontainer dari kiri
Merdeka.com - Sebelum terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Trosobo, Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/8) dini hari, bus Harapan Jaya Nopol AG 7850 UR sempat menyalip truk kontainer dari arah kiri.
Hal ini diungkapkan salah satu korban selamat, Yuyun Wahyudi, asal Kediri. Menurut karyawan di salah satu pabrik di kawasan Buduran, Sidoarjo ini, bus yang dikemudikan Arif Widodo asal Desa Corean, Kaliombo, Kediri Kota itu, ketika memasuki Jalan Raya Trosobo, sempat mendahului truk kontainer yang ada di depannya.
"Saya ketika naik bus memang lebih banyak tidur. Tapi saat kejadian itu kebetulan saya sudah bangun," kata Yuyun yang mengalami luka di bagian kakinya di Rumah Sakit (RS) Anwar Medika, Krian, Sidoarjo.
Sebelum terjadi kecelakaan, lanjut dia, bus yang ditumpanginya menyalip truk kontainer dari arah kiri. "Setelah menyalip dan banting setir ke kanan, tiba-tiba ada pengendara motor berboncengan tiga orang menyeberang dari kanan jalan," cerita Yuyun sembari meringis karena kesakitan.
Karena kaget melihat motor Honda Supra Fit L 3149 QY yang muncul secara tiba-tiba, Arif Widodo makin membanting setirnya ke arah kanan hingga bus yang dikendarainya melewati batas jalan dan berbalik arah ketika dihantam truk Fuso yang datang dari arah Surabaya menuju arah Mojokerto.
"Saya kaget dan banting setir ke kanan. Trus tiba-tiba, ada truk Fuso arah Surabaya langsung menabrak bus yang saya kendarai," terang Arif yang masih tergolek lemas di pembaringan RS Anwar Medika.
Seperti diberitakan sebelumnya, laka lantas terjadi di Jalan Raya Trosobo, Sepanjang, Sidoarjo. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB itu, melibatkan Harapan Jaya Nopol AG 7850 UR, truk Fuso W 8286 UD, serta motor Honda Supra Fit L 3149 QY.
Dalam insiden itu, delapan orang meninggal, 42 lainnya mengalami luka-luka. 27 orang dirawat di RS Anwar Medika dan 15 orang dirawat di RS Siti Kotijah, Sepanjang, Sidoarjo. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya