SBY lantik 16 duta besar RI untuk negara sahabat

Reporter : Yulistyo Pratomo | Senin, 3 September 2012 13:33

SBY lantik 16 duta besar RI untuk negara sahabat
Konpers IBN Berobat. ©2012 Merdeka.com/abror rizki

Merdeka.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melantik 16 Duta Besar RI Luar Biasa dan Berkuasa Penuh yang akan ditempatkan di negara-negara sahabat. Mereka resmi menempati posisinya usai dilantik dan disaksikan langsung oleh kerabat dan keluarganya di Istana Negara, Senin (3/9).

Dalam pelantikan ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono dan istri, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menko Kesra Agung Laksono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan anggota KIB II.

Ke-16 Duta Besar RI ini ditetapkan dalam surat Keputusan Presiden No.75P tahun 2012 tertanggal 22 Agustus, Keppres No.77P tahun 2012 tertanggal 31 Agustus, dan Keppres No. 79P tahun 2012 tertanggal 3 September.

"Bersediakah saudara-saudara untuk bersumpah menurut agama masing-masing?" ucap SBY kepada seluruh Duta Besar yang baru dilantik.

"Bersedia," sahut mereka.

Usai dilantik, Kepala Negara menandatangani surat Berita Acara pelantikan dan pengangkatan bersama para Duta Besar LBBP yang baru dilantik.

Duta Besar yang dilantik antara lain:

  1. Foster Gultom sebagai Duta Besar di Negara Republik Kazakhstan dan Tajikistan):
  2. Harimawan Suyitno (Republik Demokratik Sosialis Sri Lanka merangkap Republik Maladewa);
  3. Trie Edi Mulyani (Republik Kolombia)
  4. Ronny Prasetuo Yuliantoro (Republik Tunisia);
  5. Triyono Wibowo (Wakil Tetap RI di PBB, WTO, dan organisasi internasional lainnya);
  6. Marcellinus Primanto Hendrasmoro (Republik Demokratik Timor Leste);
  7. Chilman Arisman (Kerajaan Bahrain);
  8. Rachmat Budiman (Republik Austria melingkup Republik Slovenia dan PBB, UNIDO, UCITRAL, UNOV, CTBTO, IAEA, serta OFID);
  9. August Parengkuan (Republik Italia merangkap Republik Malta, Republik Siprus, FAO, IFAD, WFP, UNHCS dan UNIDROIT);
  10. Mayjen (purn) Anshory Tadjudin (Republik Islam Afghanistan);
  11. Marsekal TNI (Purn) Herman Prayitno (Malaysia);
  12. Benny Bahanadewa (Republik Yunani);
  13. John A Preasetio (Republik Korea);
  14. Niniek Kun Naryatie (Republik Ukrania merangkap Republik Armenia dan Georgia);
  15. Nadjib Riphat Kesoema (Australia meliputi Vanuatu); dan,
  16. Wajid Fauzi (Republik Yaman).
[bal]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Presiden SBY

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Jokowi dijadwalkan buka Muktamar NU malam ini
  • Vaksin ampuh Ebola mulai diuji coba di Afrika
  • PDIP targetkan FX Rudy-Purnomo menang 90 persen di Pilkada Solo
  • Cegah rupiah terus meloyo, pemerintah hanya akan perbaiki ekonomi
  • Mengenal Ryo Mukumoto, insinyur muda di balik Honda S660 Roadster
  • Raih kesuksesan pada usia belia, Rizky Febian ungkap suka duka
  • Kemenhub: Pemecahan masalah dwelling time tunggu Kepres Jokowi
  • Dedi, korban salah tangkap juga dilarang lihat anaknya meninggal
  • 6 Tips simpel ini bisa buat mata terlihat lebih besar
  • Robot serangga ini bisa melompat dan mendeteksi polusi air
  • SHOW MORE