Satu pekerja Jembatan Cisarua kembali tewas
Merdeka.com - Satu dari enam orang pekerja bangunan kembali tewas setelah mendapatkan perawatan di RS PMI Bogor. Kemarin sudah ada pekerja tewas saat memperbaiki jembatan di Kampung Citeko, Desa Cisarua, Kecamatan Cisarua. Jembatan ini sebelumnya ambruk akibat meluapnya kali di daerah tersebut.
"Korban ada enam orang, dua meninggal dunia, satu kritis dan sisanya luka ringan," kata Kepala kapolres bogor, AKBP Asep Safrudin, Kamis (24/1).
Dua korban yang meninggal dunia atas nama Fredi Gunawan (44) warga Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, dan Imam Sanjaya (45) warga Kecamatan Megamendung. Sedangkan korban kritis yang saat ini masih menjalani perawatan di RS PMI Bogor yakni Wahyu (35), warga Kampung Kopo, Kecamatan Cisarua.
Ketiga korban ini merupakan pekerja bangunan yang tengah bertugas memperbaiki jembatan di Kali Cisarua yang menghubungkan Desa Citeko dengan Desa Pasangrahan.
"Jembatan ini rusak hingga tidak bisa dilalui saat Kali Cisarua meluap Jumat (18/1) kemarin," ungkapnya.
Selain merusak sejumlah jembatan yang ada di Kecamatan Cisarua mulai dari Kampung Cibereum, Kampung Citeko hingga Kampung Kopo, meluapnya Kali Cisarua juga merusak rumah warga yang berada di pinggir kali. Dan kini jembatan tersebut di pasang garis polisi guna menindaklanjuti kasus tersebut.
Peristiwa terjadi kemarin pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu enam orang pekerja yang merupakan warga sekitar bekerja memperbaiki jembatan yang menghubungkan dua kampung tersebut.
"Mereka sedang membetulkan jembatan di atas, sedang memasang bagian dari jembatan, tiba-tiba jembatan rontok dan ambruk hingga mereka tertimpa sisa jembatan dan jatuh ke kali," imbuhnya.
Dan kini korban rencananya akan dimakamkan di pemakaman umum yang letaknya tidak jauh dari rumah duka. Sementara keluarga korban saat ini masih berduka dan belum memberikan keterangan terkait musibah tersebut. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya