Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satu orang tewas & lima luka tersiram air keras

Satu orang tewas & lima luka tersiram air keras air keras. merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Nahas betul nasib Sudirman (46), salah seorang warga RW 07, Bidara Cina, Jakarta Timur. Sudirman tewas dengan luka bakar akibat tersiram air keras di sekujur tubuhnya.

Belum diketahui secara pasti penyebab Sudirman bisa mengalami musibah tersebut. Keluarga yang ditemui sejumlah wartawan enggan menceritakan penyebab kematian Sudirman yang keseharianya bekerja sebagai anggota Pokdar Kambtibmas tersebut.

"Saya juga enggak tahu, dari pagi suami saya enggak pulang. Saya baru tahu tadi pagi tiba-tiba sudah dikabarin bapak ada di rumah sakit," ujar salah satu istri korban yang enggan disebutkan namanya, Rabu (6/6)

Sementara itu menurut keterangan salah satu teman korban, Bachtiar  mengatakan, bahwa dirinya cuma mendapat sedikit informasi perihal kejadian tersebut.

"Saya juga belum tahu awal penyebabnya. Yang saya dengar katanya korban mencelupkan tangan atau mengguyur tangannya dengan air keras. Tujuannya sendiri saya juga belum tahu," kata Bachtiar anggota Siskomas Jatinegara yang sedang menjenguk.

Lima rekan Sudirman, masih menjalani perawatn di kamar 705 lantai 7 RS Budi Asih, Cawang, Jakarta Timur. Kelima korban tersebut diketahui bernama Mat Sani (48), Sugeng (37), Djoko (41), Agus Salim (40), Mamat Syahroni (57).

Berdasarkan pantauan merdeka.com para korban luka bakar terdapat di sekujur tangan. Beberapa bagian tangan pun terlihat terkelupas kulit luarnya. Tak banyak kata yang keluar dari mulut korban, hanya bisa mengeluh karena rasa panas dari luka tersebut.

"Yang saat ini dirawat itu persentase luka bakarnya 18 sampai 20 persen. Diduga akibat zat kimia," ujar Humas RS Budi Asih dr. Hamongan Sirait usai melihat kondisi korban.

Lebih lanjut Monang menjelaskan, luka yang dialami Sudirman lebih parah dibandingkan rekanya yang lain. Sedangkan kelima korban lainya rencanya akan ditangani oleh dokter ahli di RS. Polri.

"Yang meninggal persentase luka bakar itu diatas 50 persen. Sedangkan yang masih dirawat kita akan talangi luka bakarnya oleh para ahli. Kalo diliat dari persntasenya bisa berangsung pulih," tandasnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP