Satpol PP ancam segel cluster Acasia Grand Depok City

Reporter : Ramadhian Fadillah | Jumat, 23 November 2012 17:05




Satpol PP ancam segel cluster Acasia Grand Depok City
apel satpol pp. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok akan melakukan penyegelan perumahan Cluster Acasia di lingkungan Perumahan Grand Depok City. Satpol PP menuding pengembang tak mempunyai izin dan juga adanya upaya perusakan lingkungan.

"Kami sudah menyurati pengembang untuk meminta penjelasan, tapi mereka tidak datang," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Kabid Dalops) Satpol PP Kota Depok, Diki Erwin di Depok, Jumat (23/11). Demikian dikutip antara.

Menurut Diki, Satpol PP masih memberikan kesempatan kepada pihak pengembang PT Dinamika Alam Sejahtera (DAS) untuk memberikan penjelasan.

"Kalau memang tidak datang maka kami akan membuatkan berita acara selanjutnya membuat papan pengumuman tentang penyegelan perumahan tersebut," ujarnya.

Diki mengakui selain Cluster Acasia di lingkungan perumahan Grand Depok City yaitu Taman Anyelir 3 juga banyak melakukan pelanggaran. "Taman Anyelir tiga ini sudah dua kali dikenakan tindak pidana tipiring dengan denda Rp 15 juta dan Rp 30 juta," jelasnya.

Untuk menimbulkan efek jera kata dia maka pengembang perumahan akan dikenakan dengan Undang-undang tentang Lingkungan Hidup. "Kalau menggunakan UU Lingkungan Hidup dendanya bisa miliaran dan juga ada hukuman pidana," ujarnya.

Diki berharap seluruh pengembang di Kota Depok yang ingin membangun perumahan mentaati aturan yang ada dan juga jangan sampai merusak lingkungan sekitar.

"Kita semua ingin mentaati aturan yang ada," ujarnya.

Pengembang perumahan GDC Cluster Acasia PT Dinamika Alam Sejahtera (DAS) mengakui belum mempunyai izin dari Pemkot Depok.

"Semua perizinan masih dalam proses. Kami hanya meratakan tanah di lahan kami sendiri" kata Kepala Bagian Legal PT DAS, Frits Frederik.

Dia juga mengatakan belum ada penetapan GSS oleh pemerintah pusat, jadi tak benar kalau pihaknya melanggar aturan.

"Tentunya kami memahami dan tak akan merusak lingkungan," katanya.

[ian]

KUMPULAN BERITA
# Satpol PP

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Intervensi bikin Jokowi pusing pilih menteri
  • Diputus pacar, pria ini ngambek lalu potong penisnya
  • Dituntut adegan aksi, Shandy Aulia pilih jalani sendiri
  • Cerita tragis ulah iseng berujung kematian
  • Tarra tanggapi rumor Olga hadiri resepsi Raffi di Bali
  • Bentrok suporter, Kota Solo batal jadi tuan rumah Piala Suratin
  • Gayatri Wailissa, putri Ambon yang kuasai 14 bahasa tutup usia
  • Dulu mendukung sekarang mereka kritik Jokowi
  • Ketika Kim Kardashian bicara soal masa depan North West
  • 4 Tingkah anak bungsu Jokowi sedot perhatian netizen
  • SHOW MORE