Sakit, 3 calon hakim agung mengundurkan diri
Merdeka.com - Proses seleksi calon hakim agung telah memasuki tahap kedua yakni uji kualitas. Namun tiga calon memilih mengundurkan diri karena alasan sakit. Dari 81 calon, kini tinggal tersisa 78 peserta yang mengikuti seleksi pada 1-2 Agustus.
"Ada tiga orang peserta seleksi CHA mengundurkan diri dan tidak ikut seleksi kualitas karena alasan sakit," kata Juru Bicara Komisi Yudisial (KY) Asep Rahmat Fajar, di Jakarta, Kamis (2/8).
Ketiga peserta yang mundur tersebut berasal dari jalur nonkarier, yakni Dr Edy Setiadi (akademisi), Dr Edi Kusuma (advokat) dan Dr Lusia Indrastuti (akademisi).
Asep menjelaskan, para peserta seleksi ini dibagi dua, yakni sebanyak 51 CHA yang berasal dari Indonesia bagian barat mengikuti tes di Pusdiklat MA Ciawi Bogor dan di Badiklat Pemprov Jatim Surabaya untuk 30 peserta yang berasal dari Indonesia bagian timur.
Asep mengemukakan materi seleksi adalah penulisan makalah di tempat, penyelesaian kasus kode etik dan pembuatan putusan kasasi di tempat serta penilaian karya profesi dua tahun terakhir dari masing-masing peserta.
Seleksi kualitas ini melibatkan tim pakar yang terdiri atas akademisi dan mantan hakim agung untuk membantu proses penilaian. "Komisi Yudisial berencana untuk mengumumkan hasil seleksi tahap II ini di pertengahan Agustus (sebelum Idul Fitri)," kata Asep.
KY melakukan seleksi CHA untuk menggantikan empat hakim agung yang akan pensiun, yakni Mansur Kartayasa yang pensiun per 1 Agustus 2012, H Achmad Sukaja pensiun 1 Oktober , Reghena Purba 1 Desember dan Djoko Sarwoko per 1 Januari 2013 serta kekurangan satu orang seleksi sebelumnya. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya