Ritual gulat minta hujan di Madura berujung tawuran

Reporter : Hery H Winarno | Jumat, 2 November 2012 17:21




Ritual gulat minta hujan di Madura berujung tawuran
Tradisi Ujungan di Banjarnegera. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Warga Desa Klampar, Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar ritual 'okol' atau gulat tradisional yang dipercaya bisa menurunkan hujan. Namun okol tersebut justru berakhir dengan tawuran.

Tawuran dalam acara okol ini terjadi, saat penonton merangsek masuk ke arena pertandingan dan menyentuh salah satu pemain okol lainnya. Kubu pendukung pemain lain tidak terima, hingga akhirnya berujung saling pukul.

Akibat kerusuhan ini, panitia terpaksa menghentikan sementara pertandingan okol. Panitia lomba okol di Desa Klampar, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Kurdi menyayangkan adanya aksi kerusuhan tersebut, karena menurutnya itu telah mengganggu prosesi ritual meminta hujan yang telah dilakukan pihak pantia.

"Kegiatan lomba okol ini kan salah satu upaya ritual yang biasa dilakukan warga di desa ini untuk meminta hujan pada musin panas seperti sekarang ini," kata Kurdi seperti dikutip dari Antara, Jumat (2/11).

Panitia sendiri sebenarnya telah berupaya menenangkan warga yang tawuran itu, akan tetapi tidak berhasil, hingga akhirnya memutuskan kegiatan okol itu diakhiri sebelum waktunya.

Tidak terlihat ada petugas kepolisian di lokasi tawuran saat kejadian, sehingga sejumlah aparat desa berupaya menghubungi petugas kepolisian dari jajaran Polres Pamekasan dan Polsek Proppo.

Lomba okol oleh masyarakat Desa Klampar ini merupakan lomba tahunan dan biasa digelar saat musim panen. Tradisi okol sendiri dipercaya bisa menurunkan hujan, sehingga saat kekurangan air, warga biasa menggelar lomba tersebut.

Sejumlah warga menderita luka memar akibat saling pukul, beberapa ibu rumah tangga yang menyaksikan lomba okol sempat berteriak histeris karena ketakutan, termasuk anak-anak.

Tawuran dalam lomba okol antarkampung di Desa Klampar, Kecamatan Proppo, Pamekasan itu reda, setelah sejumlah tokoh masyarakat berpengaruh di desa itu datang ke lokasi tawuran dan menghalangi warga sedang berkelahi. Ritual lomba okol warga ini digelar di lapangan pertanian Dusun Nangkernang, Desa Klampar, sekitar 7 kilometer dari arah kota Pamekasan.

[hhw]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Tawuran

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Ketua DPD Golkar ngaku disuruh Ical gelar Munas di Bali
  • Menteri Hanif cabut izin penampungan TKI ilegal di Tebet
  • Ini alasan PBNU minta Jokowi jadikan 22 Oktober Hari Santri
  • 4G-LTE mulai dikomersialisasikan pada pertengahan 2015 mendatang
  • JK nilai peranan perempuan semakin meningkat
  • Honeymoon Raffi - Gigi di Sumatra bakal tayang secara live!
  • JK sebut penunjukan Jaksa Agung tak perlu libatkan KPK & PPATK
  • Udar Pristono adukan jaksa ke Komisi Kejaksaan
  • Apindo ancam relokasi perusahaan, Soekarwo sebut tidak mungkin
  • Pemerintah janji pantau langsung pembangunan daerah
  • SHOW MORE