Kobaran api terlihat besar saat kebakaran melanda ratusan pemukiman di kawasan kawasan Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/8).
Kebakaran
Kobaran api terlihat besar saat kebakaran melanda ratusan pemukiman di kawasan kawasan Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/8).
Terlihat warga berbondong-bondong membantu menggotong selang petugas pemadam untuk menjinakkan api yang membakar pemukiman padat di Tanah Abang, Jakarta.
Puluhan warga berbondong-bondong berusaha memadamkan api. Kebakaran ini telah menghanguskan sekitar 300 rumah.
Sebanyak 40 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi kebakaran yaitu 34 unit dari Jakarta Pusat, empat unit dari Jakarta Selatan, dan dua dari Jakarta Barat.
Petugas memadamkan dengan dibantu warga setempat berusaha menjinakkan api yang membakar ratusan pemukiman di kawasan Karet, Tanah abang Jakarta.
Petugas memadamkan dengan dibantu warga setempat berusaha menjinakkan api yang membakar ratusan pemukiman di kawasan Karet, Tanah abang Jakarta.
Ratusan warga mengungsi saat kebakaran melanda ratusan pemukiman di kawasan Karet, Tanah Abang, Jakarta.
Ratusan warga mengungsi saat kebakaran melanda ratusan pemukiman di kawasan Karet, Tanah Abang, Jakarta.
Seorang personel Pleton 1 Damkar Kota Semarang, Putut mengaku mendapatkan informasi kebakaran dapur MBG sekitar jam 09.50 Wib.
Baca SelengkapnyaEmpat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 12.25 WITA.
Baca Selengkapnya
Kebakaran tersebut melanda sebuah bangunan rendah yang terletak di Jalan Setia Jaya 7, RT 07/RW 06, Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan.
Baca SelengkapnyaPeristiwa tersebut menyebabkan bangunan mengalami kerusakan dan menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Baca SelengkapnyaInsiden tersebut menyebabkan tiga ruang kelas mengalami kerusakan setelah dilalap api.
Baca Selengkapnya
Peristiwa bermula ketika warga mendengar adanya suara ledakan seperti petasan yang berasal dari arah rumah korban.
Baca SelengkapnyaPeristiwa bermula sekitar pukul 20.30 WIB ketika warga dikejutkan dengan teriakan kebakaran. Saat itu, putra Sri Asih, Valent Febriantno.
Baca SelengkapnyaSedikitnya 30 rumah tinggal terdampak dalam peristiwa tersebut, yang mengakibatkan 60 kepala keluarga (KK) atau sekitar 240 jiwa turut terkena dampak.
Baca Selengkapnya
Warga terdampak mulai mencari barang yang masih dapat diselamatkan di antara puing-puing kebakaran.
Baca SelengkapnyaKebakaran terjadi sekitar pukul 21.10 WIB. Dugaan sementara, api muncul akibat korsleting listrik.
Baca Selengkapnya"Api di wilayah RW 04. Wilayah ini arealnya berisi kurang lebih 400 sampai 500 KK,” kata Reynold.
Baca SelengkapnyaHingga Senin (1/6) siang, tercatat sudah terjadi 73 kali insiden benda terbakar secara tiba-tiba di dalam rumah tersebut.
Baca Selengkapnya