"Jangan sebut kasus Sampang konflik sunni-syiah, tapi asmara"

    Reporter : Nurul Julaikah | Senin, 3 September 2012 12:21

    "Jangan sebut kasus Sampang konflik sunni-syiah, tapi asmara"
    Kapolda Jatim Irjen Hadiatmoko. ©2012 Merdeka.com

    Merdeka.com - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Hadiatmoko menegaskan, penyerangan yang dilakukan oleh warga terhadap kelompok Syiah di Sampang, Madura, murni persoalan asmara. Kapolda berharap, semua pihak tidak lagi menyebut terjadi konflik antara sunni dengan syiah.

    "Konflik Sampang bukan karena sunni-syiah, tetapi karena masalah asmara antara dua kakak beradik, Tajul Muluk dan Rois," kata Kapolda Jatim di Komisi III DPR, Senin (3/9).

    Menurut Hadiatmoko, hubungan sunni dan syiah tidak ada masalah. Kedua kelompok ini biasa salat di masjid secara bersamaan. Meski pada praktiknya ada tata cara salat yang berbeda.

    "Sunni-syiah tidak ada masalah, imamnya siapapun, biasa salat bersama," ujar Hadiatmoko.

    Dia menegaskan, dalam menangani kasus Sampang ini polisi sudah bekerja maksimal. Bahkan, polisi juga sudah melakukan tindakan pencegahan sehingga tidak terjadi kerusakan meluas. Saat ini data yang dihimpun oleh polisi sebanyak 47 rumah terbakar. "Kalau tidak ada polisi mungkin semuanya terbakar," kata dia.

    Agar konflik ini tidak meluas, Polri sudah melakukan pembinaan terhadap masyarakat di Sampang. Pembinaan juga dilakukan sebelum terjadinya kericuhan dengan menggelar pertemuan bersama ulama dan tokoh-tokoh Madura.

    [has]

    Komentar Anda


    Suka artikel ini ?
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





    BE SMART, READ MORE
    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • Cuma 10 bulan, Twitter 'bunuh' ratusan ribu akun teroris
  • Revisi UU KPK, Jokowi tak bertindak karena ada tekanan politik
  • Puja puji JK buat Yusril yang ulang tahun ke-60
  • Gerimis mengguyur, Mas Gagah sapa hangat penonton di Malang
  • Hembuskan napas terakhir, Ibu Adrie tunggu kedatangan BJ Habibie
  • Libur panjang Imlek, puncak macet total
  • Tak boleh lihat anak anjing, bocah 11 tahun bunuh gadis cilik
  • Rachmat Gobel: Kami menunggu pemerintah lindungi industri domestik
  • Terkendala stok air, 2 korban longsor Purworejo belum ditemukan
  • Ketua MPR tampung ide cak Imin soal pembubaran DPD
  • SHOW MORE