Putusan MK soal pembuatan akta lahir kurangi beban pengadilan

    Reporter : Baiquni | Rabu, 1 Mei 2013 15:44

    Putusan MK soal pembuatan akta lahir kurangi beban pengadilan
    ilustrasi melahirkan. ©shutterstock.com/Monkey Business Images

    Merdeka.com - Mahkamah Agung (MA) mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan proses pembuatan akta yang telah lewat satu tahun kelahiran seorang anak tidak perlu melalui pengadilan. Putusan itu dinilai telah mengurangi beban pengadilan.

    "Itu bagus, kami senang saja karena beban kami berkurang," ujar Ketua MA Hatta Ali di kantornya, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (1/5).

    Hatta mengatakan, pihaknya akan segera menghapus berbagai ketentuan yang mengatur penyelenggaraan pengadilan terkait pembuatan akta kelahiran. Hal ini sebagai tindak lanjut dari putusan MK.

    "Kami akan baca dulu putusannya, jika perlu semua SEMA atau Perma akan kami hapus," kata Hatta.

    Namun demikian, Hatta menerangkan, ada satu kelemahan jika pengadilan tidak dilibatkan dalam pembuatan akta kelahiran, yakni adanya potensi pihak-pihak tertentu melakukan penggelapan hukum seperti membuka jasa pembuatan akta palsu.

    "Kalau di pengadilan didatangkan saksi bahwa anak ini benar lahir pada tanggal yang dicatatkan dan benar anak dari pasangan bapak ibu yang tercatat. Sedangkang petugas pencatatan sipil tidak melakukan seperti yang dilakukan pengadilan," terang Hatta.

    Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur mengatakan, putusan MK mempermudah masyarakat dalam pembuatan akta. Menurut dia, masyarakat tidak lagi dipusingkan oleh birokrasi yang panjang dan berbelit-belit.

    "Masyarakat bisa lebih cepat dan mudah karena memang itu adalah tanggung jawan pemerintah untuk menyelenggarakan itu, cuma dinas catatan sipil memang harus kerja yang lebih ekstra dan lebih teliti," ungkap Ridwan.

    [ren]

    Rekomendasi Pilihan


    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE