Pucuk daun khat mengandung narkoba dijual Rp 200 ribu

Reporter : Andrian Salam Wiyono | Selasa, 5 Februari 2013 12:16

Pucuk daun khat mengandung narkoba dijual Rp 200 ribu
Pohon Khat. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Ladang pohon khat yang tumbuh subur di Cisarua Kabupaten Bogor ternyata mengandung bahan bahan baku pembuatan katinona yang tergolong narkoba nomor satu.


Rupanya, pohon ini sudah lama dibisniskan warga. Untuk satu pucuk daun khat warna hijau seharga Rp 30 ribu, sedangkan pucuk daun khat warna merah bisa dijual seharga Rp 200 ribu.

"Mereka menjual ke warga asing yang sedang berada di sana," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Hafriyono, Selasa (5/2).

Warga menanam pohon khat di pekarangan rumah mereka. Meski dikomersialisasikan, namun pembudidayaan khat tidak dilakukan dalam skala besar.

"Ada sekitar puluh ribuan pohon yang tumbuh subur di sana. Khat ini memang tumbuh di udara yang sejuk," jelasnya.

Hafriyono belum bisa menjelaskan secara ilmiah manfaat dan khasiat daun yang sekilas mirip daun salam ini jika dikonsumsi. Tapi secara garis besar, dia menjelaskan daun ini memiliki efek membangkitkan stamina.

"Efeknya bisa membuat segar badan," terang Hafriyono.

Untuk menghentikan pertumbuhan tanaman itu, pihaknya sudah menginstruksikan kasat narkoba Polres Bogor melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sebab, narkotika jenis baru yang dikonsumsi artis Raffi Ahmad yang diduga berbahan dasar daun itu, efeknya sangat membahayakan.

"Kami juga akan kembali cek ke sana untuk menindaklanjuti hasil yang baru saja keluar dari Puslabfor Mabes Polri," katanya.

Sebagai tindak lanjut atas temuan ini, akan segera dipasang garis polisi pada area tanaman tersebut.

"Kami akan lokalisir area tersebut dan memasang garis polisi agar tidak menjadi komoditi," jelas Hafriyono.

[lia]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE