Priyo: Diat Satinah seperti pemerasan bagi Indonesia

Reporter : Randy Ferdi Firdaus | Kamis, 27 Maret 2014 14:42




Priyo: Diat Satinah seperti pemerasan bagi Indonesia
Priyo Budi Santoso. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyayangkan kasus yang menimpa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Satinah yang terancam hukum mati di Arab Saudi. Menurut dia, permintaan pembayaran diat senilai Rp 21 miliar agar Satinah dibebaskan dari hukum mati seperti pemerasan.

"Yang jadi soal, trend akhir-akhir ini ada kecenderungan orang Saudi digunakan kesempatan semacam memeras, ini tidak betul," ujar Priyo di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/3).

Dia menilai hubungan diplomatik antara Indonesia dan Arab Saudi begitu baik. Karena itu, dia amat menyayangkan jika kasus hukuman mati ini selalu berakhir dengan diat.

"Kalau hubungan kenegaraan dan psikologi Indonesia dan Arab begitu besar, harusnya tidak patut orang Saudi menggunakan itu untuk aji mumpung," terang dia.

Dia pun berharap Raja Arab Saudi punya cara untuk mengatasi hal ini. Jangan sampai, karena kasus ini hubungan Indonesia dan Arab menjadi renggang. Sehingga, kata dia, persoalan ini harus dijelaskan oleh pemerintah Arab Saudi.

"(Raja Saudi) Harus tergerak soal ini, karena citranya (pemerasan) jadi muncul," terang dia.

[war]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Memanas, China 'hadiahi' denda USD 140 juta pada Microsoft
  • Kutuk Presidium, seluruh DPD I Golkar minta Ical hukum Agung dkk
  • Nasib Petral ditentukan enam bulan ke depan
  • Kapolda: Sepertiga pasukan siap amankan Munas Golkar di Bali
  • 3 Bulan dilantik, DPRD DKI tak kunjung bekerja
  • Kasus pembakaran hutan, 2 bos PT NSP akhirnya dikerangkeng
  • KPK kebakaran jenggot disebut main mata dengan BCA
  • Bupati Sragen tak akan tutup wisata Kemukus, cuma akan usir PSK
  • Mendagri sebut KPK ikut telaah kegagalan fungsi e-KTP
  • Jemur nasi basi di tepi rel, nenek Rani tewas tersambar kereta
  • SHOW MORE