Pria pengangguran nekat curi helm anggota TNI
Merdeka.com - Malang benar nasib KR (19), warga jalan Menteng Jaya, Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Karena putus asa mencari pekerjaan, ia nekat menjadi pencuri helm. Namun aksinya diketahui oleh warga, dan kini ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di Mapolsek Tebet.
Kejadian bermula ketika Handoko, yang bekerja sebagai anggota TNI, hendak makan di sebuah Restoran Shahrazad di Jalan Abd Safei Bukit Duri, Jakarta Selatan. Seperti biasa, motor yang ia kendarai, berserta helm ia tinggalkan di parkiran. Namun rupanya helm itu menjadi perhatian tersangka dan kemudian mengambilnya.
Sialnya saat hendak mengambil helm, tersangka terlihat oleh pelayan restoran yang sontak berteriak "maling". Lantas saja RK langsung melarikan diri. Melihat hal tersebut, Handoko kemudian bergegas mengejar pelaku dan akhirnya berhasil ditangkap.
"Seperti biasa saya bila memarkir kendaraan helm saya gantungkan di motor baru 10 menit masuk ke restoran. Ada yang mengambil untuk karyawan restoran melihat dan berteriak maling, spontan saya ke luar dan mengejar pelaku," jelas Handoko.
Menurut pengakuan tersangka, ia menjalankan aksinya bersama seorang temannya yang sudah kabur dengan menggunakan sepeda motor begitu perbuatannya diketahui warga.
"KR mengakui perbuatannya karena terpaksa mencari kerjaan ke mana-mana susah dan buat makan sehari-hari, dan saat melaksanakan aksinya bersama temannya dan temannya kabur dengan motor Mio putih. Identitas temannya sudah dikantongi Polsek Tebet," terang Kasie Humas Tebet, Aiptu Broto Suwarno.
Akibat perbuatannya kini tersangka menjadi tahanan Mapolsek Tebet. Dia juga dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya