PPP Jatim: Anggota DPRD yang kawini 9 gadis sudah dipecat

Reporter : Moch. Andriansyah | Selasa, 16 April 2013 19:05




PPP Jatim: Anggota DPRD yang kawini 9 gadis sudah dipecat
PPP. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Tak hanya tersandung masalah hukum hukum atas pencabulan sembilan gadis ABG di bawah umur, anggota Komisi A Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Sampang, Madura, Jawa Timur, M Hasan Ahmad alias Ihsan juga tercatat sebagai kader bermasalah.

Hal ini diungkap Ketua DPW PPP Jawa Timur, Musyafak Noer saat ditemui di kantornya di Jalan Kendangsari, Surabaya, Selasa (16/4). "Yang bersangkutan memang sedang bermasalah dengan internal partai, namun belum sampai di PAW (pergantian antar waktu)," kata dia.

Saat ditanya soal pemecatan Ihsan terkait kasus pencabulan yang ditangani kepolisian, Musyafak membantahnya.

Menurutnya, DPC PPP Sampang, telah mengeluarkan surat pemecatan terhadap anggota dewan berusia 44 tahun tersebut. Surat itu dikeluarkan jauh sebelum polisi mengungkap kasus pencabulan itu.

"Pemecatan itu tidak ada hubungannya dengan kasus yang ditangani polisi ini. Tapi memang dia (Ihsan) itu kader yang bermasalah. Surat pemecatannya sudah turun sekitar dua minggu lalu," elak dia.

Dijelaskan Musyafak, Ihsan yang tinggal di Desa Samaran, Kec Tambelangan, Sampang, Madura itu tersandung beberapa masalah di internal partai. Di antaranya, meski sudah duduk sebagai anggota dewan, Ihsan jarang masuk kantor.

"Selain itu, sebagai anggota DPRD dari PPP, dia juga jarang berkomunikasi dengan partai (DPC PPP Sampang), termasuk tidak pernah berkomunikasi dengan konstituennya."

Saat ini, masih menurut dia, partai tengah memproses PAW untuk Ihsan. "Pihak DPC PPP Sampang masih dalam proses konsolidasi kepengurusan pasca-Muscalub (musyawarah cabang luar biasa). PAW untuk yang bersangkutan akan secepatnya diproses. Namun, untuk masalah hukum, kami tetap menghormati asas praduga tak bersalah," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Ihsan yang menjabat sebagai anggota DPRD Sampang, Madura, ditangkap pihak Polrestabes Surabaya di Hotel Pitstop Jalan Semut Baru, Surabaya bersama dengan dua perempuan. Dia diduga terlibat kasus pencabulan anak gadis di bawah umur.

Dalam penyelidikan polisi, ternyata Ihsan berdalih telah menikahi secara siri terhadap gadis yang ditidurinya di sebuah kamar hotel. Namun, perbuatan politisi PPP ini tidak hanya sekali, sudah sembilan perempuan yang dipesannya dari dua mucikari asal Surabaya, digaulinya di dalam kamar hotel.

Tiga dari sembilan gadis itu, masih berusia 16 tahun dan masih duduk di bangku kelas 2 SMP.

[tyo]

KUMPULAN BERITA
# Pencabulan# Prostitusi

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Tempat hiburan malam di Surabaya banyak tak miliki izin
  • 30 Pemudik tewas selama arus mudik Lebaran di Medan
  • Tiga PSK masih operasi di tempat pijat plus Gang Dolly
  • Pasca-ditutup, karaoke liar marak di Gang Dolly
  • Penembak jitu Israel ngaku bunuh 13 bocah Palestina di Instagram
  • Taman Tablo Jakarta Utara jadi tempat mangkal & transaksi PSK
  • 5 Seleb Hollywood ini pernah berinteraksi langsung dengan hantu
  • 6 Vendor mobile yang gunakan material tak lazim untuk produknya
  • Hari kedua lebaran, imam besar China tewas ditikam
  • Lebaran, Tika Bravani ditinggal ibunda menghadap sang Illahi
  • SHOW MORE