Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PPATK diminta lacak transaksi tersangka flu burung

PPATK diminta lacak transaksi tersangka flu burung gedung Mabes POLRI. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Polri sudah melayangkan surat kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melacak transaksi mencurigakan tersangka berinisial TPS terkait kasus proyek pengadaan vaksin flu burung tahun 2008-2011.

"Penyidik juga telah mengirim surat dan meminta bantuan kepada PPATK terkait transaksi yang mencurigakan terkait tersangka TPS," ujar Karo Penmas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar kepada wartawan di Gedung Divisi Humas, Jakarta, Rabu (15/8).

Boy mengatakan, satu vendor yang terkait dalam proyek tersebut tengah diperiksa penyidik. "Hari ini satu vendor yang diperiksa, jadi mendalami vendor-vendor yang bekerjasama dengan PT Anugerah Nusantara," kata Boy.

Diketahui dari tiga vendor tersebut bernama PT Anugrah Nusantara yang merupakan salah satu perusahaan di bawah Grup Permai, milik eks Bendahara Umum partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

"Jadi ini nama PT Anugerah Nusantara (AN). Saya tidak tahu ini siapa punya. PT AN ini vendornya ada tiga, sekarang ini masih mendalami pemeriksaan vendor," tambah Boy.

Namun Boy meragukan peran ketiga vendor ini juga merupakan sub kontrak. Hal ini karena polisi masih mendalami ketiga vendor ini sehingga belum mendapatkan hasil yang pasti.

"Vendor ini tidak langsung kontrak Ditjen PPPL, vendor ini penyuplai barang-barang kepada pemenang kontrak (PT AN). Vendornya ada 3, tetap yang memenangi ini PT AN. Tapi belum tentu sub kontrak, tapi bisa jadi barang-barang ini disuplai dari 3 vendor," tutupnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP