Polusi tinggi di Surabaya, siswa SD bagikan masker

Reporter : Moch. Andriansyah | Kamis, 21 Juni 2012 12:45




Polusi tinggi di Surabaya, siswa SD bagikan masker
siswa bagi-bagi masker. merdeka.com/Moch Adriansyah

Merdeka.com - Kondisi lingkungan yang semakin tak ramah di jantung Kota Surabaya, Jawa Timur, menggugah para siswa sekolah dasar (SD) Muhammadiyah 11, untuk ikut peduli bahaya polusi bagi masyarakat. Mereka membagi-bagikan seribu masker ke sejumlah pengguna jalan di Jalan Genteng Kali, Surabaya, Kamis (21/6) siang.

Menurut Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Irwan, aksi bagi-bagi masker ini bertujuan untuk mendidik siswa-siswinya untuk tetap peduli dan menjaga lingkungan sekitar.

"Seperti kita ketahui, akhir-akhir ini, Kota Surabaya mulai tercemar dengan limbah-limbah industri. Polusi udara makin meninggi akibat populasi asap kendaraan yang makin meningkat, sementara paru-paru kota makin berkurang karena tergerus oleh pembangunan," kata Irwan.

Kondisi inilah, lanjutnya, yang menggugah pihak sekolah untuk memberikan pengetahuan yang kali terakhir bagi siswa-siswinya untuk mengerti akan dampak lingkungan yang kurang ramah.

"Selama ini, siswa-siswi hanya dididik teori dan teori. Untuk praktik di lapangan sangat minim. Nah, di acara purnawidya (kelulusan) SD Muhammadiyah yang digelar di Gedung Cak Durasim, Surabaya ini, kami ingin memberi pelajaran yang terakhir bagi para siswa, sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," ujarnya.

Selain bagi-bagi masker, Irwan juga mengaku kalau pihaknya juga telah mengajak siswa-siswinya ikut serta dalam aksi tanam pohon di pusat-pusat kota.

"Sebelum aksi bagi-bagi masker, kami juga pernah menggelar aksi tanam pohon di pusat-pusat kota. Dengan harapan, meminimalisir polusi yang makin rawan sebagai akibat pencemaran lingkungan," pungkas dia.

Aksi peduli lingkungan siswa-siswi SD Muhammadiyah itu direspons cukup baik oleh para pengguna jalan. Salah satunya, Sumarno. Menurut dia, aksi bagi-bagi masker itu, mampu mendidik pelajar untuk tetap menjaga dan melestarikan lingkungan yang ramah.

"Paling tidak pelajaran ini, akan terekam di kepala para pelajar untuk tetap menjaga lingkungan di sekitar," kata dia.

[ren]


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Diusulkan jadi pimpinan MPR, Titiek pasrah ikuti perintah Ical
  • Foto-foto petani diintimidasi aparat merebak luas di internet
  • Gumpalan rambut bersarang di perut remaja Kirgiztan
  • Salinan putusan belum diterima, pengacara Anas kukuh banding
  • Sistem ERP baru diterapkan pada akhir 2015
  • Jutaan LEGO disulap jadi 80 patung super keren
  • Remaja 17 tahun ini menjadi pria paling ditakuti China
  • Demonstran serukan pemimpin Hong Kong mundur
  • KPK cegah pejabat Kemenhub terkait korupsi pembangunan di Papua
  • KJRI Hong Kong minta warga Indonesia hindari demo
  • SHOW MORE