Merdeka.com tersedia di Google Play


Polri tangkap 4 anggota diduga jaringan Abu Roban di Lampung

Reporter : Mustiana Lestari | Jumat, 10 Mei 2013 21:00


Polri tangkap 4 anggota diduga jaringan Abu Roban di Lampung
Penangkapan teroris. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Polri berhasil menangkap empat orang yang diduga menjadi bagian dari jaringan terorisme pimpinan Abu Roban. Keempat orang ini ditangkap karena melakukan perampokan di BRI Unit Bulukerto, Lampung.

"Para pelaku yang ditangkap hari ini di Lampung terkait Abu Roban cs.," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar melalui pesan singkat, Jumat (10/5).

Berikut nama para pelaku perampokan BRI Unit Bulukerto, Lampung:

1. Solihin alias Abdul Latif alias Dino alias Wawan, kelahiran 13 Oktober 1972, Islam, berprofesi sebagai sablon baju sekolah, beralamat di Kelurahan Rawasari No 10 Kecamatan Kandis, Bandar Lampung. ?Bertugas menyurvei tempat, dan mengambil brangkas. Mendapat bagian Rp 5 juta dari hasil perampokan.

??2. Muhammad Ali alias Andika alias Dika alias Dwi Putra Mahardika, kelahiran 7 Juli 1993, Islam, swasta, beralamat di Warangin Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, Lampung?. Pada saat perampokan bertugas sebagai pengikat costumer service dengan mengancam menggunakan pisau. Mendapat bayaran Rp 5 juta dari hasil perampokan. ??Ditangkap si Desa Sukaharjo, Pringsewu Lampung, tanggal 10 Mei 2013 sekitar pukul 05.30 WIB.

3. Dedy Rofaizal alias Faisal alias Jaka?, kelahiran Medan, 21 Agustus 1971. ?Beralamat di Desa Waringinsari Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, Bandar Lampung. Berprofesi guru mengajar di SMKN 1 Lampung Tengah. Mendapat bagian Rp 15 juta dari hasil perampokan. Berperan sebagai pelaku perampokan BRI Unit Bulukarto?, menyediakan sarana dan prasarana (motor dan safe house).?? Ditangkap di Desa Karang Anyar, Lampung Selatan, tanggal 10 Mei 2013.?

4. Abu Nabila alias Bang Yos, kelahiran 28 Agustus 1965, beralamat di Karang Anyar Blok 3 Jati Agung, Lampung Selatan.? Pekerjaan sebagai penjual bakso kuah keliling. Islam?. Berperan sebagai pemantau di depan Polsek jika ada polisi yang akan mengetahui aksi. Mendapat bagian Rp 10 juta dari hasil perampokan.

Lebih lanjut, Boy menambahkan, selain melakukan penangkapan, Polri juga melakukan penggeledahan di lokasi penangkapan. "?Hasil penggeledahan di rumah kontrakan Solihin alias Dino di Wai Kandis ditemukan alat-alat dan perlengkapan yang digunakan untuk perampokan seperti baju kemeja lengan panjang sebanyak 3 helai, pisau lipat 1 buah, penutup wajah, sarung tangan 2 pasang dan plastik pengikat tangan korban," pungkas dia.

[ded]

KUMPULAN BERITA
# Terorisme

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Terorisme, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Terorisme.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Ketahuan mabuk sambil menyopir, SIM Gil Leessang dicabut!
  • Dahlan sayangkan keputusan SBY tunda akuisisi BTN oleh Mandiri
  • Mukernas cari cara kembalikan SDA ke posisi ketua umum PPP
  • Korupsi Rp 4,7 M, eks Kasatpol PP Sumut dituntut 3 tahun bui
  • Terdakwa kasus korupsi menangis tersedu di ruang sidang Tipikor
  • Anak usaha Garuda Indonesia bangun hotel Rp 115 M di Surabaya
  • Foto selfie picu gangguan makan?
  • PDIP rajai perolehan suara pileg di Solo
  • Emron sindir dua menteri kader PPP tak hadir di Mukernas
  • Inilah alasan Cameron Diaz enggan berkomitmen
  • SHOW MORE