Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polri Pastikan Ada 4 Warga Sipil di Yahukimo Tewas Ditembak KKB, 1 Proses Evakuasi

Polri Pastikan Ada 4 Warga Sipil di Yahukimo Tewas Ditembak KKB, 1 Proses Evakuasi Viral Video KKB Papua Kehabisan Makanan, Minta Bantuan Teman Dibilang 'Kami Juga Susah'. Instagram/©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah warga di Kampung Bingki, Kabupaten Yahukimo, Papua, telah menjadi korban penembakan dan penyanderaan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Kejadian ini terjadi pada Kamis (24/6) sekitar pukul 11.05 Wit.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, untuk total warga yang meninggal hingga saat ini berjumlah empat orang dari lima orang yang menjadi korban penembakan.

Sehingga, untuk yang meninggal yakni Suardi, Sudarto, Idin serta Saiful yang awalnya terkena serpihan kaca mobil. Lalu, untuk satu orang terluka itu yakni Obaja Nang (35) yang mengalami luka tembak pada bagian paha.

"Yang meninggal tadi malem 3, tadi pagi lagi 1. Sehingga meninggal sekarang 4," kata Kamal saat dihubungi, Jumat (25/6).

Saat ini, untuk satu orang warga yang mengalami luka sedang dilakukan proses evakuasi oleh warga sekitar.

"Bukan (5), yang meninggal tadi malem 3, terus tadi pagi dapet kabar dari Kapolres 1. Terus satu lagi masih hidup, terus proses evakuasi oleh warga," ungkapnya.

Lalu, terkait dengan empat orang warga yang disandera oleh KKB. Dirinya mengaku belum mengetahui kondisi saat ini, karena pihaknya masih dalam perjalanan menuju ke lokasi kejadian.

"Belum tahu kita (gimana 4 orang disandera), orang kita belum sampai ke TKP, rekan-rekan masih di jalan. Bukan kaya jalan Jakarta-Bekasi," sebutnya.

Untuk dapat ke lokasi tersebut, papar Kamal, bisa mencapai empat jam jika menggunakan transportasi udara dan juga darat. Apalagi, para petugas harus melewati aliran sungai untuk mencapai ke lokasi kejadian tersebut.

"1 Jam naik pesawat dari Yahukimo, dari Yahukimo ke TKP 40 Kilo. Itu bukan asal jalan bagus, bukan kaya Jakarta ke Bekasi. (dari Papua ke Yahukimo 3 jam) Lebih dong, tiga jam sampai 4 jam itu kalau dari Yahukimo ke TKP, itu kalau sungai tidak naik. Kalau sungai naik, itu nunggu normal lagi, karena enggak ada jembatan," paparnya.

Sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau OPM telah melakukan penembakan dan penganiayaan terhadap warga di Kampung Bingki, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Kamis (24/6) kemarin. Atas kejadian itu, sebanyak lima orang dikabarkan meninggal dunia.

"Benar telah terjadi penembakan tersebut, dari informasi yang kami terima lima warga tewas, empat orang merupakan tukang yang sedang membangun rumah warga dan satu orang merupakan warga di kampung tersebut," kata Kapen Kogabwilhan III Kolonel CZI IGN Suriastawa, Jumat (25/6).

Berdasarkan informasi diterima pihak TNI, penembakan tersebut berawal dari pengadangan terhadap truk milik PT Papua Crenoma yang dikemudikan oleh Pentol (nama panggilan) di jembatan Kali I saat akan mengambil material pembuatan jembatan. Karena ketakutan, Pentol memutar balik arah kendaraannya ke Kampung Bingki dan sempat ditembak hingga mengenai kaca spion bagian kanan.

"Tidak berapa lama, kelompok teroris OPM dengan membawa senjata mendatangi Kampung Bingki dan melepaskan tembakan. Sehingga menewaskan lima warga sipil yang satu di antaranya bernama Obaja warga Kampung Bingki saat mencoba mengadang kelompok teroris tersebut," ujar dia.

"Mereka ini kan teroris, yang tidak ingin Papua dibangun menjadi maju dan sejahtera serta menjadikan masyarakat sipil sebagai korban aksi-aksi terornya," kata dia.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP