Polisi yakini dokumen sekte seks bebas di Bandung palsu

Reporter : Andrian Salam Wiyono | Rabu, 29 Mei 2013 19:30

Polisi yakini dokumen sekte seks bebas di Bandung palsu
sekte seks bebas di Bandung. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Polrestabes Bandung meyakini sekte seks bebas PNS Pemkot Bandung adalah palsu. Berdasarkan keterangan Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (Keperpusda) Kota Bandung Muhammad Anwar tandatangan yang tertuang dalam surat perintah itu bukanlah tandatangan Kapuspedra Muhammad Anwar.


"Berdasarkan keterangan dari pelapor bahwa surat itu memang tidak pernah ditandatangani, lihat dari kop surat juga, dan katanya bahwa surat perintah itu tidak pernah pakai materai," kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung, Kompol Rosdiana, di Mapolrestabes Bandung, Rabu (29/5).

Namun dia belum bisa menyimpulkan kesahihan sekte ritual seks bebas yang menyeret sejumlah nama PNS Pemkot Bandung tersebut.

"Sekte itu polisi akan mempelajari asli apa palsu isi surat tersebut palsu. Apa yang dipalsukan belum ada. Jadi fitnah atau tidak belum ada masih dipelajari," ujarnya.

Pihaknya berencana melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memanggil Pihak Gereja yang tertera dalam surat tersebut. "Kami akan membuktikan kegiatan tersebut ada atau tidak. Surat masih didalami," jelasnya.

Usai melapor Anwar menegaskan bahwa surat yang beredar dalam pemberitaan itu hanyalah bentuk fitnah yang ingin mencoreng nama baik namanya. "Sekali lagi saya tegaskan Ini fitnah. Itu bukan tanda tangan saya," jelasnya usai membuat laporan di Mapolrestabes Bandung.

Menurutnya jika ada perintah di instansinya surat tidak pernah menggunakan materai. "Kalau di surat ini justru menggunakan materai, jelas palsu," tegasnya.

Surat laporan itu ditujukan Anwar. Bernomor LP/1347/V/2013/POLRESTABES. Anwar melaporkan pelaku dengan Pasal 263 soal pemalsuan dokumen. "Saya serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk menanganinya," jelasnya.

[ian]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE