Polisi usut pengedar kunci jawaban UN di medsos
Merdeka.com - Satu hari jelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA dan sederajat beredar kunci jawaban di media sosial. Siswa yang diresahkan melaporkannya kepada sekolah. Polisi janji akan mengusut kunci jawaban yang dipastikan tidak benar itu.
"Kita akan coba melakukan pendalaman dan pengusutan yang jelas begini bagi kami siswa, orang tua dan guru jangan pernah percaya dengan itu," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan di Bandung, Senin (14/4).
Jenderal bintang dua itu mengaku tengah meminta kapolres/kapolrestabes untuk menelusuri pelaku yang menyebarkan jawaban UN.
"Saya perintahkan seluruh Kapolrestabes dan kapolres untuk bisa menelusuri. Ini kadang-kadang dari mulut ke mulut dengan penyebaran IT. Di handphone kita bisa telusuri. Namun demikian ini tetap kita tindak lanjuti," paparnya.
Dia mengaku, sanksi tegas akan dijatuhkan bagi oknum tersebut. "Nanti kita lihat dulu bagaimana oknum tersebut melakukan perbuatannya kalau masuk ke ranah pidana ya tentunya kita pidanakan dengan tegas, tapi kalau masih ranah perguruan atau guru kita selesaikan secara internal," katanya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya