Polisi Solo lepas tembakan saat bubarkan sweeping ormas
Merdeka.com - Aparat Kepolisian Resort Kota (Polresta) Solo membubarkan aksi sweeping, yang dilakukan oleh sekelompok ormas, Minggu dini hari (3/2). Tak hanya dibubarkan, beberapa di antaranya berhasil diamankan polisi.
Informasi yang dihimpun merdeka.com menyebutkan, selepas tengah malam, puluhan anggota ormas melintas di Jalan Sutan Syahrir, tepatnya depan Gereja El Sadday, kepatihan Kulon, Kecamatan Jebres. Mereka baru saja sweeping warga yang bergerombol, karena dianggap melakukan pesta miras di sejumlah lokasi. Dalam aksinya tersebut anggota ormas sempat melakukan perusakan satu unit motor warga.
Warga yang tidak terima, akhirnya melaporkannya ke polisi. Polresta Solo yang memang sudah mengantisipasi kejadian tersebut, segera bertindak. Sekitar pukul 01.00 WIB polisi berhasil mengejar para pelaku perusakan.
Saat akan dibubarkan, puluhan anggota ormas tersebut justru melakukan perlawanan. Tak mau kecolongan, Polisi segera melepaskan tembakan peringatan yang membuat mereka kocar-kacir.
"Ada yang sampai tercebur sungai mas. Tapi banyak yang tertangkap dan dibawa polisi," ujar Heru, warga Kepatihan, Minggu (3/2).
Kapolresta Solo, Kombes Pol Asjimain ketika dikonfirmasi kepada wartawan membenarkan penangkapan kejadian tersebut. Namun polisi enggan membeberkan nama ormas yang dimaksud.
"Kita amankan sembilan orang yang semalam melakukan sweeping. Selanjutnya mereka akan kita proses, dan menjadi tersangka," katanya.
Kesembilan orang yang diamankan tersebut menurut Asjimain adalah Susilo, Zainal Arifin, Sardi alias Junaidi, Parno, keempatnya warga Baki Sukoharjo.
Kemudian Muhammad Rifai, warga Purwodadi, Mahmud dan Juli Purwadi, keduanya warga Semanggi Pasar Kliwon serta Tri Hartono, warga Kadirejo.
"Mereka ini melakukan penganiayaan terhadap Yosep dan Totok warga Jebres serta melakukan perusakan terhadap sepeda motor korban," terangnya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya