Polisi sempat baku tembak dengan pelaku terduga teroris di Bima
Merdeka.com - Seorang terduga teroris di Bima tewas dalam baku tembak dengan anggota Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri, di Kelurahan Penatoi, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Polisi belum bisa menjelaskan jumlah dan identitas para terduga teroris tewas maupun yang ditangkap.
"Benar ada penggerebekan terduga teroris, namun itu kewenangan Densus Mabes Polri, kami di Polres Bima Kota hanya mengetahui, jadi kewenangan ada di Mabes Polri," kata Kapolres Bima Kota, AKBP Ahmad Nurman Ismail di Mataram, Senin (14/2).
Dalam penggerebekan tersebut sempat terjadi baku tembak antara terduga teroris dengan anggota Densus 88. "Tim Densus 88 Mabes Polri bersenjata lengkap dibantu anggota Brigade Mobil (Brimob) dan anggota Polresta Kota Bima," jelas Nurman.
Dia menambahkan, dalam penggerebekan itu salah satu terduga teroris yakni FJ tertembak di bagian dada hingga tewas, dan satu pelaku yakni berinisial IM berhasil diamankan polisi. Sedangkan satu anggota polisi mengalami luka tembak di bagian lengan kiri.
"Satu anggota polisi tertembak di bagian lengan sebelah kiri, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bima," imbuhnya.
Sementara ini, terduga teroris tewas dievakuasi dan langsung diterbangkan menggunakan pesawat. Belum diketahui pasti jenazahnya diterbangkan ke mana. Sedangkan terduga teroris (IM), diamankan di Markas Komando Brimob Bima.
Seperti diberitakan Antara. Dari sumber diperoleh masyarakat sekitar tempat kejadian perkara (TKP), anggota Densus 88 Mabes Polri melakukan penggerebekan di rumah orang tua terduga teroris berinisial FJ, di RT 01/02 RW 02, Jalan Pemuda, Lingkungan Penatoi, Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bim, Senin (15/2), sekitar pukul 07.30 WITA.
Proses penggerebekan selesai pada pukul 08.30 WITA. Untuk sementara situasi di TKP sudah kondusif, namun masih dijaga ketat anggota Brimob.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya