Polisi periksa nakhoda usut kebakaran KM Zulfikar di Pelabuhan Biak
Merdeka.com - Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk kepentingan penyelidikan penyebab kebakaran Kapal Motor (KM) Zulfikar Jaya, di areal pelabuhan laut Biak, Rabu. Olah TKP dilakukan untuk mencari bukti penyebab kebakaran kapal pada Selasa (22/3) pukul 20.00 WIT itu.
"Penyidik belum dapat memastikan penyebab kebakaran, dari olah TKP di sekitar perairan laut Biak tidak ditemukan tumpahan minyak," kata Kapolres Biak, AKBP Hadi Wahyudi, di Biak, saat memimpin olah TKP di pelabuhan laut Biak, Rabu (23/3).
Menurut Hadi, sesuai data KM Zulfikar Jaya akan berangkat ke Pulau Numfor membawa material aspal untuk proyek pembangunan jalan di pulau tersebut. Kini barang bukti bangkai kapal terbakar itu, sudah tenggelam di perairan laut Biak.
Diberitakan Antara, sesaaat setelah insiden kebakaran itu, penyidik Polres Biak Numfor sudah memeriksa dua saksi yakni nakhoda kapal serta anak buah kapal yang berada di dalam kapal.
Diketahui, Kapal Motor Zulfikar Jaya, terbakar di Pelabuhan Biak, Papua pada Selasa (22/3) malam. Akibat peristiwa itu satu anak buah kapal meninggal dunia.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige menjelaskan, kebakaran yang menyebabkan Jumanai alias Daeng Nai (50), salah satu ABK KM Zulfikar Jaya itu meninggal, berawal dari gangguan yang terjadi di kamar mesin hingga menyebabkan gas mesin tiba-tiba naik.
Dari laporan yang diterima terungkap, gangguan lampu di kamar mesin terjadi sekitar pukul 19.45 WIT, hingga menyebabkan korban yang masih berada di kapal masuk ke kamar mesin untuk mengeceknya. Namun tiba-tiba terdengar suara ledakan keras disertai kobaran api.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya