Polisi pastikan tak ada aksi 2 Desember di Kalimantan Timur
Merdeka.com - Kepolisian memastikan tidak ada aksi super damai bela Islam jilid III di Kabupaten dan Kota di Kalimantan Timur, Jumat (2/12) besok. Apabila tetap menggelar aksi itu, dipastikan tidak berizin.
"Saya sudah cek ke Dir Intelkam Polda, sampai saat ini, tidak ada aksi 2 Desember di kabupaten dan kota di Kalimantan Timur," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Fajar Setiawan, kepada merdeka.com, Kamis (1/12).
Fajar menerangkan, mengacu pada perundang-undangan penyampaian pendapat di muka umum. Aturan itu harus disampaikan tiga hari sebelum dilaksanakan aksi penyampaian pendapat di muka umum kepada kepolisian.
"Jadi kalau ada aksi besok, itu aksinya tidak berizin dan bisa dibubarkan. Tapi saya pikir tidak sampai kepada tindakan itu, karena kalau toh ada aksi itu, aksinya aksi damai," ujar Fajar.
Fajar menyebut ragam imbauan dan pendekatan dilakukan kepolisian kepada masyarakat agar tidak ikut aksi di Jakarta 2 Desember 2016 besok. Ditambah lagi dengan dikeluarkannya maklumat Kapolda Kalimantan Timur Irjen Safaruddin, meminta masyarakat Kalimantan Timur tidak ikut aksi di Jakarta.
"Kami dari kepolisian mengapresiasi masyarakat Kalimantan Timur, artinya sudah berdemokrasi dengan baik," tambah Fajar.
Diketahui, sebelumnya pada 23 November 2016 lalu, Polda Kalimantan Timur dan Kodam VI Mulawarman, menggelar aksi siaga Polri dan TNI, untuk mengamankan aksi di Kalimantan Timur. Tidak kurang dari 2.000 personel gabungan diterjunkan, dalam.apel siaga di lapangan Merdeka, Balikpapan.
Dalam kesempatan itu, juga disampaikan maklumat Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Safaruddin, yang memang mengimbau warga Kalimantan Timur, tidak ikut serta aksi di Jakarta, pada 2 Desember 2016. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya