Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi mau saja diakal-akalin Syahrini

Polisi mau saja diakal-akalin Syahrini syahrini. kapanlagi.com

Merdeka.com - Ketenaran Syahrini sepertinya membuat siapa saja tunduk, tanpa terkecuali polisi lalu lintas. Dengan mudah Polantas di Bundaran Hotel Indonesia 'disetir' untuk menjadi bagian perayaan ulang tahun Syahrini. Polisi berperan menilang mantan pasangan Anang itu.

Ulah polisi sebenarnya skenario yang disiapkan kerabat dan teman-temannya, sebagai hadiah ulang tahun untuk wanita pemilik bulu mata antibadai dan tsunami itu. Tahun ini Syahrini genap berusia 30 tahun.

Setelah menilang mobil Mercedes hitam B 227 EO yang ditumpangi Syahrini, polisi meminta pelantung lagu 'sesuatu' itu ikut ke Pos Pol Bundaran HI. Saat sedang negosiasi dengan polisi, di situ kerabat Syahrini muncul.

Aksi ini mendapat kecaman keras. Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menyayangkan aksi yang dilakukan para polisi untuk memeriahkan ulang tahun Syahrini. Menurut Neta, drama yang dilakukan polisi lalu lintas di Bundaran Hotel Indonesia itu tak lebih dari lelucon konyol.

Secara tegas Neta meminta polisi tidak mengulang drama-drama infotainment seperti ini lagi. Apalagi saat ini polisi sedang disorot masalah hukum dalam dugaan korupsi pengadaan simulator mengemudi.

"Ini konyol. Lelucon yang konyol. Seharusnya polisi mengurusi hal yang lebih penting, seperti macet," ujar Neta.

Meski begitu Polda Metro Jaya tetap bersikap lentur. Polda menilai para Polantas hanya membantu keluarga Syahrini untuk membuat surprise adalah hal yang biasa dan tidak perlu ditanggapi. "Itu kan masih dalam batas wajar. Jadi nggak apa-apa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto.

Rikwanto hanya mengingatkan agar aksi seperti ini tidak dilakukan secara berlebihan. Sanksi bisa saja diberikan jika drama seperti itu sampai ke kantor polisi dan diperiksa sungguhan.

"Kalau ngerjainnya sudah keterlaluan sampai dibawa ke kantor polisi dan diperiksa secara detail itu yang dilarang," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa acara infotainment kemarin menampilkan cerita Syahrini yang ditilang di Bundaran HI. Para polisi mengaku hanya sok galak untuk menakut-nakuti Syahrini. Mereka melakukan itu atas permintaan pihak keluarga Syahrini.

"Ada permintaan dari keluarga, agar polisi menyetop pelanggar. Lalu ada permintaan dari keluarga agar Syahrini tegang, kalau bisa nangis. Dia sudah pucat juga. Kita sebagai petugas di jalanan mengucapkan selamat ultah, syukur mendapatkan jodoh," ujar para polisi itu di depan kamera infotainment. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP