Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi lakukan antemortem pada 151 keluarga korban Lion Air JT 601

Polisi lakukan antemortem pada 151 keluarga korban Lion Air JT 601 14 Jenazah korban Lion Air kembali tiba di RS Polri. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Polri tengah berupaya mengidentifikasi sejumlah korban Lion Air JT 601 yang berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan. Saat ini, terdapat 24 kantong jenazah yang diserahkan ke RS Polri Kramat Jati.

Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mengatakan, proses indentifikasi korban melibatkan belasan dokter forensik. Di dalamnya ada dokter odontologi forensik (dokter Gigi Forensik) dan ahli forensik DNA.

"Kegiatan di RS Polri ada beberapa kegiatan untuk mengidentifikasi postmortem itu ada 15 dokter forensik, kemudian dokter odontologi yang akan nanti melaksanakan kegiatan forensik dan gigi, kemudian ada juga ahli DNA," katanya, Selasa (30/10).

Di sini, lanjut Ari, juga disiapkan kegiatan antemortem yakni mengumpulkan data diri korban dari keluarga terdekatnya, kemudian perhiasan dan pakaian yang dipakai, dan lain sebagainya. Dan sampai pagi ini, sudah ada 151 keluarga yang akan menjalani antemortem.

"Bisa dilihat dari pakaian, atau ciri-ciri lain ada tato atau luka itu dan material sepatu pakaian, anting, jam dan sebagainya itu kegiatan antemortem," ujarnya.

Selain itu, dia menambahkan, pihaknya juga identifikasi antemortem. Caranya dengan dilakukan pengambilan DNA dari keluarga kandung terdekat para korban.

"Pemeriksaan DNA secara bertahap karena kegiatan antemortem ini tidak semua keluarga yang datang adalah yang bisa diperiksa DNA, yg pasti orang tuanya atau anak korban itu lagi kita laksakanan kegiatan rumah sakit hari ini," tutupnya.

Reporter: Ady Anugrahadi

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP