Polisi kesulitan ungkap pelaku penyerangan Lapas Cebongan

Reporter : Baiquni | Senin, 1 April 2013 20:52




Polisi kesulitan ungkap pelaku penyerangan Lapas Cebongan
Keterangan Kabareskrim Polri. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kabareskrim Polri Komjen Sutarman mengaku kesulitan mengungkap siapa pelaku penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Ini karena hilangnya rekaman CCTV yang dapat mengungkap indikasi pelaku tersebut.

"Salah satu CCTV kan dibawa dan servernya juga dibawa. Itulah yang harus kami temukan," ujar Sutarman di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (1/4).

Sutarman mengatakan, rekaman CCTV yang dibawa kelompok pelaku memiliki peran yang sangat vital dalam proses pengungkapan kasus penembakan itu. Dia pun menyatakan masih menyusun sejumlah bukti lain.

"Semua bukti itulah yang nanti akan menuntun kami," terang Sutarman.

Lebih lanjut, Sutarman berharap rekaman CCTV dapat segera ditemukan untuk memudahkan penyidikan. "Kami berharap data itu masih ada sehingga memberikan petunjuk kepada kami untuk dianalisis dengan bukti-bukti yang lain, sehingga akan mengarah kepada pelaku," pungkas dia.

[did]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Penembakan Lapas

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Kisah heroik Jenderal Jasin maju hentikan perang Brimob vs TNI
  • Penusukan anggota Brimob oleh TNI dipicu cekcok di lapo
  • Brimob ditusuk TNI, Kapolda imbau personel Polri tak dendam
  • Presiden Korsel anugerahi SBY The Grand Order of Mugunghwa
  • Lima teori konspirasi di balik misi antariksa dunia
  • Misteri penemuan mayat Sri Wahyuni di Bandara Soetta
  • Manusia Neanderthal adalah spesies lain kerabat manusia
  • 4 Dukungan Menteri Susi hapus pungutan dan subsidi nelayan
  • Lagi, personel TNI tusuk anggota Brimob Polda Sumut hingga tewas
  • Kebiasaan Jokowi naik pesawat ekonomi sampai sudah jadi presiden
  • SHOW MORE