Polisi gagalkan penyelundupan sabu sindikat internasional

Reporter : Laurel Benny Saron Silalahi | Rabu, 10 Juli 2013 14:38

Polisi gagalkan penyelundupan sabu sindikat internasional
Pengedar sabu. ©2013 Merdeka.com/Laurel Benny Saron

Merdeka.com - Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu, saat hendak dipasarkan ke Indonesia. Dari hasil penangkapan petugas berhasil mengamankan empat orang tersangka dengan barang bukti 7 kilogram sabu.

Kepala Dir IV Brigjen Pol Arman Depari mengatakan, penangkapan empat orang tersangka ini merupakan hasil pengembangan dari tersangka Majid Hosseini seorang Warga Negara Iran dan Kanada yang pernah ditangkap sebelumnya.

"Dari hasil pengembangan di dapatkan dua orang yaitu He Jia Chen Warga Indonesia dan Weng Chen Warga Negara China, yang diperintahkan oleh seorang narapidana di Lampung, Kim Ping seorang Warga Negara Malaysia," ujarnya kepada wartawan di kantor Dir IV, Jl. MT. Haryono, Cawang, Jakarta Timur.

Arman menjelaskan, setelah menangkap kedua tersangka, petugas kembali melakukan pengembangan. Dari hasil pemeriksaan petugas lalu mendapatkan informasi bahwa satu orang Warga Negara Malaysia akan menyelundupkan 6 kilogram sabu dari Hong Kong.

"Dari pengembangan didapat nama Lim Chuan Pung seorang Warga Negara Malaysia yang diketahui membawa sabu seberat 6 kilogram ke Indonesia. Saat sampai di bandara petugas sudah mencurigai barang tersebut lalu dilakukan control deliveri," ujarnya.

Hasilnya, petugas berhasil menangkap seorang WNI bernama Imun Mutaqin yang menerima barang dari Lim Chuan Pung di sebuah Supermarket di Jakarta Barat. "Semua-nya ini yang kami tangkap merupakan satu jaringan yaitu jaringan Internasional Iran-Hongkong-Malaysia-Indonesia," jelasnya.

Lebih lanjut Arman mengatakan, sabu jenis Blue Ice yang merupakan nomor satu ini sebelumnya sudah beredar di pasar gelap Indonesia. "Diduga narkotika tersebut sudah beredar di pasaran gelap pada pengiriman sebelumnya yang belum terdeteksi oleh petugas sebelum tersangka ditangkap." Jelasnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka diancam pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI no.35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana mati, atau penjara seumur hidup dan denda Rp.10 Miliar.

[mtf]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






BE SMART, READ MORE
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Menko Luhut sebut Jokowi setuju revisi UU KPK, asal hanya 4 poin ini
  • Pemerintah Jokowi kembali utang Rp 2 T dari luar negeri
  • FOTO: Perut buncit Barbie Hsu hamil 4 bulan anak kedua
  • Draf UU Terorisme, memiliki senjata kimia terindikasi teroris
  • 17 Kepala daerah di Jatim akan dilantik 17 Februari di Surabaya
  • Pesawat Super Tucano jatuh di Malang diduga karena technical error
  • Kebakaran rumah di Cianjur, satu keluarga tewas terpanggang
  • Produsen miras oplosan di Yogyakarta berkali-kali ditangkap polisi
  • ESDM sebut kebakaran sumur Jatibarang tak ganggu produksi Pertamina
  • Bekraf serahkan roadmap bisnis jual beli online ke pemerintah
  • SHOW MORE