Polisi curiga perampokan money changer libatkan pegawai
Merdeka.com - Penyidik Polda Metro Jaya menduga ada keterlibatan pegawai atau karyawan dalam aksi perampokan uang ratusan juta rupiah di Money Changer Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (22/7).
"Karena tidak mungkin spontan terhadap kejadian itu, tiba-tiba ada momen besar. Bisa jadi (ada keterlibatan orang dalam)," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto, Selasa (26/7).
Kecurigaan Budi cukup beralasan. Sebab pelaku sudah mengetahui lokasi dan sudah menggambar peta perampokan. Sehingga kemungkinan memang orang yang tahu persis kondisi di tempat penukaran uang tersebut.
"Sudah digambar, apakah ada informasi dari pihak luar atau dalam itu pasti sudah tergambar. Sementara masih kami dalami terus," jelasnya.
"Selain itu, Hingga kini kami juga masih mendalami identitas dua pria tak dikenal tersebut," tutupnya.
Diketahui, akibat perampokan tersebut, koper berisi uang 1,7 juta ringgit (setara Rp 5,6 miliar) dan 200.000 yuan (setara Rp 400 juta) raib. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya