Polisi bekuk pencuri motor dan pembunuh sadis di Tangerang

Reporter : Mitra Ramadhan | Kamis, 4 April 2013 16:42




Polisi bekuk pencuri motor dan pembunuh sadis di Tangerang
pisau ancam. shutterstock

Merdeka.com - Polisi berhasil menangkap perampok sekaligus pembunuh sadis terhadap remaja bernama Fahmi Kamri (16) yang ditemukan tewas dengan usus terburai di samping TPU Sangiang, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang pada Senin (1/4) lalu.

Pelaku bernama Andri bin Ahari (27) warga Jalan Jawa, Perumahan Total Persada Blok E No. 6 Pandeglang.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Wahyu Widada mengatakan, pelaku berjumlah tiga orang dan semuanya baru dikenal korban dua hari sebelum kejadian.

"Dari tiga orang pelaku, satu yang berhasil kami amankan adalah pelaku yang mengeksekusi," kata Wahyu di Tangerang, Kamis (4/4).

Polisi menduga motif perampokan tersebut untuk mencuri sepeda motor milik korban. "Dua orang lainnya berinisial I dan U," lanjutnya.

Dalam aksinya, para pelaku sudah melakukan perencanaan. Korban diajak nonton bola di rumah pelaku, Tetapi sebelum nonton korban diajak terlebih dahulu ke sebuah optik untuk membeli kacamata.

Kemudian, ketika sampai di dekat perumahan Duta Indah Residence, pelaku menghabisi nyawa korban dan membawa kabur motor korban, Honda Beat bernopol B6645 CWB warna putih.

"Korban ditusuk oleh pelaku berkali-kali. Kemudian setelah dipastikan tewas dan ususnya terburai, mayat korban dibawa ke dekat TPU Sangiang kemudian dibuang," terangnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Suharyanto mengatakan pelaku nekat menghabisi nyawa korban secara keji, karena terdesak hutang. Motor pelaku ditahan leasing.

"Kemudian pelaku bingung dan merencanakan perampokan itu," ujar Suharyanto.

Sebelumnya, Kakak korban, Hanafi Kamri (22) menemukan adiknya tewas dalam posisi telungkup dengan luka tusukan di ulu hati dan perut kiri. Saat ditemukan, motor Honda milik Fahmi sudah hilang.

"Dia pergi pukul 09.00 WIB sama temannya naik motor dari toko optik saya di Taman Cibodas. Dia sempat pamit untuk menjenguk temannya. Lalu, pukul 22.30 WIB, saya dapat kabar dia kecelakaan dan dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang," katanya, Selasa (2/4).

Hanafi mengatakan, temannya yang di daerah Taman Cibodas, mengenali wajah pria yang pergi bersama Fahmi. Namun, dia tidak bisa menemukan tempat tinggalnya.

"Yang dibonceng itu kata teman saya orang Pandeglang yang pernah bekerja di outlet galon isi ulang. Saya curiga ini pasti pencurian motor, adik saya perutnya ditusuk sebanyak dua kali. Kalau polisi tidak bisa temukan, biar saya yang cari pelakunya," kata Hanafi.

[cob]
Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Derita PRT di Kuwait, dicambuk & kerja 10 tahun cuma digaji sebulan
  • Berburu, warga NTT malah temukan pesawat tanpa awak di hutan
  • Dalam sehari, #SaveHajiLulung jadi trending topic dunia nomor satu
  • Persiapan belum selesai, Kejagung tunda umumkan eksekusi mati
  • Perairan Banjarmasin mulai tak aman, banyak begal sungai berkeliaran
  • Kasus pemerasan Jero, Herman Afifi diperiksa lagi
  • Komjen Budi Gunawan batal dilantik, anak buah promosi jabatan
  • 7 Sajian ikan bakar paling sedap di Jakarta, wajib dicicipi
  • Wawancara M Taufik: Seolah Ahok suci kayak kaisar, walkot jadi budak
  • Habiskan malam Jumat, 4 mahasiswi asyik mesum dengan pacar di hotel
  • SHOW MORE