Perseteruan KPK vs Polri berujung ke MK

Reporter : Baiquni | Senin, 6 Agustus 2012 12:21

Perseteruan KPK vs Polri berujung ke MK
timur dan abraham. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Perselisihan kewenangan dalam melakukan penyidikan kasus korupsi simulator SIM, antara KPK dengan Polri telah menarik perhatian publik. Karena itu, tiga orang advokat yaitu Habiburokhman, M Maulana Bungaran dan Munathsir Mustaman mengajukan permohonan uji materi Pasal 50 ayat (3) Undang-undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami mengajukan permohonan uji materi Pasal 50 ayat (3) tentang kewenangan KPK dalam melakukan penyidikan, terutama frasa 'kepolisian atau kejaksaan tidak berwenang lagi melakukan penyidikan," kata Habiburokhman usai mendaftarkan permohonan di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (6/8).

Habiburokhman menambahkan, adanya frasa 'kepolisian atau kejaksaan tidak berwenang lagi melakukan penyidikan' dalam pasal dimaksud menimbulkan ketidakpastian hukum. Selain itu, frasa ini juga menyebabkan terjadinya perseteruan antara KPK dengan Polri yang saat ini terjadi.

"Kami meminta MK memberikan tafsir atas ayat ini. Hal ini karena pasal ini telah bertentangan dengan UUD 1945 terutama Pasal 1 ayat (3) yang menyatakan Indonesia adalah negara hukum," ucap dia.

Dalam petitumnya, Pemohon meminta MK untuk memberikan tafsir yang tegas terhadap pasal dimaksud. "Setidaknya, MK dapat menyatakan frasa ini bertentangan dengan UUD 1945 apabila tidak dimaknai 'wewenang kepolisian atau kejaksaan untuk melakukan penyidikan dihapuskan," kata Habiburokhman.

Lebih lanjut, Habiburokhman berharap dengan adanya putusan MK, perseteruan antara KPK dengan Polri dapat terselesaikan. "Ketika MK menafsirkan pasal ini, maka itu bisa menjadi salah satu jalan keluar menyelesaikan permasalahan yang saat ini sedang terjadi," tutur dia.

[dan]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Cicak Buaya II

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Hiruk pikuk karena BBM, pemerintah seharusnya turun tangan
  • Pedagang ini setuju Pasar Blok G diratakan dan dimodernisasi
  • Takut makin tak laku, pedagang minta Ahok tak bongkar Blok G
  • Mangkal di makam Olga, tukang odong-odong jadi penjaga anak
  • Gubernur Jabar tak bakal naikkan tarif angkutan umum gara-gara BBM
  • Kubu Ical siap pasang badan jika hakim PTUN diancam loyalis Agung
  • Palestina resmi gabung Mahkamah Internasional
  • Jokowi kebelet minta proyek LRT dan MRT segera digarap
  • Menteri Agraria sebut pembayaran PBB disesuaikan dengan pendapatan
  • Larangan PNS rapat di hotel, Menteri Yuddy klaim berhemat Rp 5 T
  • SHOW MORE