Permohonan ditolak, Alfridel minta kewenangan MK dicabut

Reporter : Islahudin | Rabu, 9 Oktober 2013 21:50




Permohonan ditolak, Alfridel minta kewenangan MK dicabut
Gedung Mahkamah Konstitusi. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Calon Bupati pasangan Alfridel Jinu dan Ude Arnold Pisy, salah satu pemohon dalam sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah mengaku kecewa dengan keputusan MK menolak permohonannya. Alfridel menilai keputusan MK banyak kejanggalan dan minta kewenangan MK dalam menangani sengketa Pilkada dicabut.

"Ambil perkara yang nomor perkara 121 saja. Mereka mengambil penafsiran dan membuat kesimpulan yang hanya berdasarkan waktu sidang dan sidangnya itu bukan satu perkara tapi beberapa perkara yang berbarengan, bagaimana dia bisa membuat kesimpulan seperti itu," kata Alfridel usai persidangan di Gedung MK pada Rabu (9/10).

Alfridel menilai, keputusan Majelis Hakim hanya sepotong-potong. Selain itu dia juga menuding keputusan MK atas permohonannya hanya cari aman setelah ditangkapnya Ketua MK non Aktif Akil Mochtar dan Bupati petahana Gunung Mas Hambit Bintih.

"Saya pikir permohonan saya dibaca sepotong-sepotong. Yang ditampilkan tadi cuma proses perhitungan suara, karena bakal calon tidak mempersoalkan perhitungan suara, yang saya gugat adalah pelanggaran pelaksanaan tahapan pemilunya," ujar Alfridel dengan nada emosi.

Selain itu Alfridel meminta sengketa Pilkada kepada presiden untuk membuat instruksi mencabut kewenangan MK dalam menangani sengketa Pilkada. Dia meminta agar lembaga yang mengurus pilkada dikembalikan kepada Mahkamah Agung.

"Presiden harus segera membuat instruksi mencabut penanganan urusan Pilkada ke MA. Dulu kewenangan sengketa pilkada iya, karena saya lihat hakimnya belum mampu membaca keterangan saksi secara fakta dan secara urut," ujar Alfridel.

[did]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Jelang liberalisasi, gerak pengusaha konstruksi asing diperketat
  • Dana kelolaan BPJS jadi sumber pembiayaan proyek MP3EI
  • Menag: Sudah sewajarnya pemerintah akui peran besar pesantren
  • Jadi bandar narkoba, napi Lapas Sragen batal hirup udara bebas
  • Marshanda: Aku tahu posisi aku
  • Khasiat hebat yang tersembunyi di balik pahitnya pare!
  • Sebelum penemuan mayat bocah tanpa organ, bocah 5 tahun diculik
  • Maruarar Sirait usul tak ada kenaikan gaji presiden dan DPR
  • Sidak Wapres Boediono di Imigrasi Jakpus cuma 5 Menit
  • Saksi akui eks Kepala Bappebti sediakan sogokan izin pemakaman
  • SHOW MORE