Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Peringati wafatnya Bung Karno, sesepuh di Blitar gelar Mocopotan

Peringati wafatnya Bung Karno, sesepuh di Blitar gelar Mocopotan Sesepuh Blitar gelar Mocopotan jelang Haul Soekarno. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - 100 Orang sepuh di Blitar Jawa Timur, menggelar acara mocopatan (nembang Jawa) untuk menyambut hari wafatnya Presiden RI pertama Soekarno , 21 Juni mendatang. Acara yang digelar di Museum Soekarno , Jalan S Soepriyadi, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, itu berisi tentang perjalanan hidup Bung Karno.

Dengan berpakaian Jawa, para undangan yang terdiri dari seniman dari Dewan Kesenian Kota Blitar (DKKB) dan Badan Kerjasama Organisasi Kepercayaan (BKOK) melantunkan tembang Jawa secara bergiliran.

"Ini sebenarnya acara rutin kami yang selalu digelar pada hari Kamis Pahing malam Jumat Pon, hari di mana Bung Karno meninggal. Acara ini mengumpulkan dari anggota DKKB da BKOK untuk secara bersama-sama membaca kisah Bung Karno dalam bentuk tembang," kata Ketua DKKB Lilik Hartiyono kepada merdeka.com, Rabu (20/6) malam.

Menurut Lilik, acara mocopatan ini melibatkan lima perkumpulan yang ada di Blitar, antara lain Abdi Ningsung, Sapto Darmo, Puspo Wijaya, Omyang Jimbe dan Asma Sejati. Acara ini setidaknya akan menjadi pengingat kepada generasi penerus bahwa peran besar Soekarno sebagai presiden sangat luar biasa.

"Khusus menjelang Haul Bung Karno yang ke-43 ini kita fokus mengadakan acara mocopatan sekaligus kirim doa kepada para leluhur," tambahnya. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP