Perampokan marak, Polda rapatkan barisan
Merdeka.com - Menjelang puasa dan Pilkada DKI Jakarta, aksi perampokan yang mengincar nasabah bank serta minimarket makin marak terjadi, bahkan tak jarang pelaku mempersenjatai diri menggunakan senjata api.
"Satu pekan ini ada banyak perampokan minimarket. Polda dan Polres merapatkan barisan, patroli dan Kamtibnas," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat dihubungi wartawan, Selasa (19/6).
Sekarang penelusuran penyidik telah mengarah ke pelaku perampokan. Penyidik sudah tahu pelaku mana, modus yang digunakan dan membuka file-file dari profil pelaku yang ada.
Saat ditanya meningkatnya aksi perampokan jelang puasa dan Pilkada 2012, Rikwanto mengatakan terlalu dini untuk menyimpulkan hal itu.
"Ini terlalu dini untuk menyimpulkan, tapi dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya ada kenaikan kejahatan meningkat jelang puasa dan lebaran khususnya yang menghasilkan uang cepat seperti perampokan minimarket," papar Rikwanto.
Rikwanto menambahkan, untuk pengamanan selama lebaran kepolisian akan menggelar operasi ketupat seperti tahun-tahun sebelumnya.
Dalam beberapa waktu terakhir marak terjadi perampokan minimarket dan nasabah bank. Di Jakarta Timur, hanya berselang semalam, tiga kejadian perampokan minimarket terjadi di dua minimarket Alfamart di wilayah Duren Sawit dan satu minimarket di wilayah Kramat Jati.
Untuk kasus perampokan nasabah terjadi di Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Di Jakarta Utara, pelaku mengambil uang Rp 98 juta uang korban dengan modus gembos ban dan menembak kaca mobil korban. Sementara di Jakarta Timur, pelaku mengambil uang Rp 100 juta dari korban seorang kakek. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya