Merdeka.com tersedia di Google Play


Pemkab Bekasi robohkan bangunan gereja HKBP Setu

Reporter : Adi Nugroho | Jumat, 22 Maret 2013 10:57


Pemkab Bekasi robohkan bangunan gereja HKBP Setu
HKBP Setu Bekasi dirobohkan (Reuters). ©2013

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi akhirnya merobohkan bangunan semipermanen yang dijadikan gereja untuk jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Pembongkaran gereja di Jalan MT Haryono, Gang Wiryo, RT 05/02, Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi menggunakan alat berat, Kamis (21/3) kemarin.

Proses pembongkaran yang mendapatkan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Bekasi ini berjalan cukup lama. Pasalnya, jadwal pembongkaran yang dijadwalkan pukul 09.00 itu mendapat penolakan dari para jemaat.

Sejak pagi para jemaat menghadang alat berat maupun petugas yang akan merobohkan bangunan tersebut. "Pada intinya kami hanya membongkar bangunan," kata Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kabupaten Bekasi, Agus Dahlan.

Lebih lanjut Agus, mengatakan, pembongkaran tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 1996 Tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Selama ini, kata dia, bangunan yang dipersoalkan hanya pada dinding pemugar yang dibangun pihak gereja pada Desember lalu.

"Mereka membangun, tapi belum buat IMB," ujarnya.

Direktur The Wahid Institute, Yenny Zannuba Wahid, menilai pembongkaran HKBP Setu jelas menunjukkan pemerintah daerah lepas tanggung jawab untuk menjamin warga negara menjalankan hak beragama mereka.

"Pemerintah setempat belum menunjukkan iktikad baik dan komitmen memfasilitasi agar jemaat betul-betul bisa mendapat IMB dan akhirnya beribadah di gereja mereka sendiri. Pemerintah justru terkesan berpihak pada keinginan dan tekanan kelompok-kelompok keagamaan tertentu," tegas Yenny Wahid lewat keterangan tertulis.

Putri almarhum Gus Dur ini mengatakan, pembongkaran dan penyegelan ini jelas kian memperkuat keyakinan dan penilaian bahwa cara-cara tersebut memang menjadi pola umum pelanggaran hak beragama, tidak hanya di Bekasi tetapi juga di sejumlah tempat di Indonesia.

"Selain HKBP Setu, sebelumnya HKBP Filadelfia di Jejalen dan HKBP Perwira di Bekasi Utara juga mengalami nasib yang sama," ujarnya.

Yenny juga mendesak Presiden mengambil sikap tegas atas pelanggaran hak beragama ini dan menginstruksikan menteri agama serius memfasilitasi HKBP Setu beribadah di gereja mereka.

[ren]

KUMPULAN BERITA
# Tempat Ibadah

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Tempat Ibadah, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Tempat Ibadah.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Jelajahi 6 perpustakaan terbesar di dunia!
  • 2 Kantor Kecamatan dibakar, sebagian besar kotak suara ludes
  • Kapal feri tenggelam di Korea Selatan bukan pertama kali
  • Dua warga Bekasi menjadi korban penikaman secara tiba-tiba
  • Diduga ikuti instruksi kapten, korban kapal feri malah nahas
  • Kisah hidupnya menyentuh, kini Lena dapat banyak bantuan
  • Kapolda Sulteng: Kemungkinan 2 kantor kecamatan ini dibakar
  • Korea Selatan belum tahu penyebab kapal feri tenggelam
  • JIS janji segera urus izin resmi pendidikan ke Kemendikbud
  • 5 Pembunuh pasutri kaya di Bandung terancam hukuman mati
  • SHOW MORE