Pembunuhan keji, Suprihatin ditusuk 21 kali dikubur cor semen

Reporter : Imam Mubarok | Rabu, 13 Februari 2013 18:28

Pembunuhan keji, Suprihatin ditusuk 21 kali dikubur cor semen
pembunuhan. shutterstock

Merdeka.com - Kasus pembunuhan keji berusaha dibongkar aparat Polres Ponorogo. Bermula dari penyelidikan pembunuhan seorang bapak Eko Budianto (50) terhadap anak kandungnya, Krisnanda Mega Pratama (26), polisi menemukan mayat Suprihatin (22) tahun.

Suprihatin (22) anak bungsu pasangan suami istri Sunarto (55) dan Murtini (50) warga Dusun Banaran, Desa Tegalombo, Kecamatan Kauman Ponorogo yang juga mahasiswi lulusan Pendidikan Bahasa Inggris Unmuh Ponorogo ini ditemukan tewas dengan cara mengenaskan. Sedikitnya ada 21 luka tusukan yang ada di tubuhnya yakni 18 luka tusukan di punggung kiri dan tiga luka tusukan di leher

Mayat Suprihatin ditemukan saat polisi melakukan olah TKP di rumah korban yang juga rumah pelaku Eko Budianto. Mayat Suprihatin, pacar Krisnanda Mega, ditemukan di dalam lantai kamar rumah Mega di Desa Karang Gebang, Kecamatan Jetis, sepekan kemudian, Selasa, (12/2).

Polisi curiga setelah melihat bercak darah di dinding kamar. Polisi juga curiga dengan cor semen yang baru di kamar tersebut yang sebelumnya ditutupi karpet dan terpal plastik.

"Suprihatin dilaporkan hilang oleh orang tuanya sejak 28 Januari 2013, pada saat kami melakukan olah TKP pada Selasa (12/2) sekitar pukul 11.00 hingga 11.30 kami menemukan mayat Suprihatin. Mayat Suprihatin yang dikubur dalam lubang berukuran panjang sekitar 120 centimeter dan lebar 80 centimeter dengan kedalaman 100 centimeter. Saat ditemukan, mayat korban masih berpakaian lengkap dan dalam posisi tertelungkup," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ponorogo AKP Misrun pada www.merdeka.com, via telepon, Rabu (13/2).

Polisi pun tak berani gegabah untuk melakukan klarifikasi terkait pembunuh Mega dan Suprihatin ini adalah orang yang sama. "Kami belum berani memastikan karena belum ada pengakuan. Eko hanya mengaku membunuh Mega, jadi fokus kami tetap kepada Eko," jelas Misrun.

Selain mengamankan Eko dan Udin polisi juga mengamankan pisau dari rumah tersangka Eko yang digunakan untuk menusuk Mega dan baju pelaku yang berlumuran darah. Polisi juga menemukan sepeda motor bernomor polisi AE 6313 SD milik Suprihatin.

[tts]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Pembunuhan Sadis

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Curi kotak amal di musala, pria tanpa identitas tewas diamuk massa
  • Pilkades serentak di Pati pecahkan rekor MURI
  • Kakek 86 tahun ini kecewa, 105 tiang bendera KAA dirobohkan
  • Park Ji-Sung: Sir Alex Ferguson pria terhebat di dunia
  • Duh, HTC 'kecolongan' foto tablet terbaru! Rilis 8 April?
  • Arkeolog temukan situs kampung tua Mosandurei di jayapura
  • Olga Syahputra meninggal dunia, inikah firasat Julia Perez?
  • Elly Sugigi: Olga Syahputra sering bikin saya sakit hati
  • Pemkot Pekanbaru ancam deportasi imigran gelap yang jadi gigolo
  • Pengusaha ritel khawatir mimpi buruk pelemahan rupiah berlanjut
  • SHOW MORE