Pembakar Ibu Tiri Diduga Residivis, Diburu hingga ke Luar Daerah
Merdeka.com - Polisi masih memburu Jum (39), tersangka pembakar ibu tirinya Saminem alias Nek Inem (56), hingga meninggal dunia di Asahan, Selasa (25/6). Pria itu diburu hingga ke luar daerah.
"Kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pembakaran itu," kata Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ricky Pripurna Atmaja, Rabu (26/6).
Untuk mengejar Jum, Polres Asahan telah berkoordinasi dengan Polda Sumut. "Kemungkinan akan melakukan pengejaran hingga ke luar kota," jelas Ricky.
Jum diduga seorang residivis. Dia dikabarkan baru keluar dari penjara di Palembang beberapa bulan lalu. Namun, Ricky belum dapat memastikan kabar itu.
Seperti diberitakan Nek Inem meninggal dunia dalam perawatan di RSUD H Abdul Manan Simatupang, Kisaran, Asahan, Sumut, Selasa (25/6). Sebelum meninggal dunia, dia ditemukan terbakar di belakang rumahnya di Jalan Mawar, Dusun III, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pulo Bandring, Asahan, sekitar pukul 09.00 Wib. Kepada warga dan polisi, perempuan itu sempat mengatakan, pembakaran itu dilakukan Jum.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya