Peluru tembus dada kiri Brigadir Yohan
Merdeka.com - Brigadir Yohan Kisiwaitoi menjadi korban penembakan orang tak dikenal di Bandara Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua. Anggota polisi itu tewas setelah peluru menembus dada kirinya.
Karo Penmas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, menjelaskan kejadian bermula saat Yohan dan rekannya, Briptu Gustab Wartanoi, sedang mencuci mobil di sekitar bandara.
"Kemudian Gustab pergi membeli makan sehingga Yohan sendiri mencuci mobil, dan tiba-tiba ditembak oleh orang tidak dikenal dan menembus di bagian dada kiri," kata Boy di Jakarta, Selasa (21/8).
Setelah itu, lanjut Boy, para pelaku melarikan diri menggunakan speedboat. "Sementara masih dilakukan pengejaran terhadap para pelaku penembakan," ujar Boy.
Penembakan kali ini menambah panjang rangkaian aksi penembakan yang terjadi di wilayah paling timur Indonesia itu. Pada 18 Agustus lalu, Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Sarmi Provinsi Papua, Ayub Natanubun, tewas ditembak orang tak dikenal.
Timah panas bersarang di tubuhnya saat dia sedang menyetir mobilnya di jembatan Skanto, perbatasan Republik Indonesia (RI)-Papua Nugini (PNG). (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya