Pekerja dekat rumah Hatta Radjasa cuma iritasi mata
Merdeka.com - Pekerja kolam yang menjadi korban ledakan dekat rumah Hatta Rajasa, mengalami luka iritasi akibat ledakan zat kimia. Dia harus dilarikan ke rumah sakit Fatmawati untuk mendapat pertolongan. Namun kini pekerja bernama Caca itu sudah diperbolehkan pulang.
"Petugas lagi mengaduk air dengan kaporit di ember, karena terlalu kencang airnya muncrat ke mata akhirnya embernya jatuh, itu hanya kena mata sendiri, di mata terasa pedih," terang Kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Hermawan, Selasa (8/5).
Saat ini pintu gerbang menuju perumahan tersebut masih ditutup. Petugas keamanan komplek melarang wartawan dan orang yang tidak berkepentingan masuk ke dalam komplek. Untuk masuk komplek tersebut hanya ada satu pintu masuk yang berbentuk gerbang setinggi 2 meter lebih.
Sekitar pukul 19.58 WIB mobil identifikasi dari Polsek Jakarta Selatan masuk ke dalam komplek. Hingga kini petugas kepolisian masih menyelidiki sumber ledakan tersebut. Sementara Kasat Reskrim polres dan Kapolsek Cilandak sudah meninggalkan Tempat Kejadian ledakan
Diduga ledakan tersebut terjadi saat seorang pekerja sedang membersihkan kolam renang di salah satu rumah di perumahan Fatmawati Golf Mansion, Cilandak, Jakarta Selatan.
"Pekerja bernama Caca sedang membersihkan kolam renang, dia mencampurkan kaporit dan tawas. Dua bahan ini ternyata bisa menimbulkan ledakan," ujar Kapolsek Cilandak Kompol Murwoto kepada merdeka.com.
Akibat ledakan ini, Caca mengalami luka dan segera dilarikan ke RS Fatmawati. Namun Murwoto menegaskan ledakan tersebut bukan bom.
"Bukan bom, tapi itu memang murni karena campuran kimia, sama seperti gula bila ditambah cairan sesuatu juga bisa menimbulkan ledakan," terangnya.
"Karena di sekitar kompleks situ kan sepi sehingga suaranya terdengar jelas, dan karena dekat rumah pejabat langsung dikait-kaitkan," imbuhnya. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya