Nelayan Serang usir kapal penambang pasir
Merdeka.com - Nelayan desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang mengusir kapal yang tengah melakukan penambangan pasir laut. Tak ada negosiasi dan kompromi.
"Setiap ada pengerukan, warga langsung kejar dan usir yang melakukan penambangan," ujar Najid di Serang, Kamis (21/4).
Najid menceritakan, kemarin, warga nelayan mengejar kapal yang tengah melakukan aktivitas penambangan. Namun, nakhoda kapal menolak untuk menghentikan penambangan. Nakhoda tak menggubris aksi warga.
"Nakhodanya bilang, kalo dari kementeriannya belum diberhentikan dia akan berjalan terus. Nahkodanya minta surat pemberhentiannya, jadi percuma ngomong ke saya. Kalau mau minta uang atau mau minta surat pemberhentiannya ke Jakarta," ujar Najid menirukan perkataan nakhoda kapal saat dirinya mendatangi kapal pengeruk pasir bersama para nelayan lainya.
Najid dan para nelayan bertekad terus melakukan pengusiran meski ada ancaman akan ditangkap.
"Warga yang mengejar kapal mau ditangkap. Silakan saja kalau berani tangkap warga Lontar," tegasnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya