Nazar tuding Menteri SS intervensi DPR soal e-KTP dan Hambalang

Reporter : Putri Artika R | Selasa, 22 Oktober 2013 09:51




Nazar tuding Menteri SS intervensi DPR soal e-KTP dan Hambalang
M Nazaruddin Vonis 4 tahun 10 bulan. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Terpidana kasus suap Wisma Atlet, M Nazaruddin kembali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nazaruddin akan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) saham Garuda.

Pantauan merdeka.com, Nazaruddin tiba di KPK sekitar pukul 08.20 WIB. Nazaruddin yang mengenakan kemeja biru lengan panjang itu tampak santai memasuki Gedung KPK.

Saat datang, Nazaruddin langsung mengatakan akan membeberkan korupsi proyek e-KTP. "Ini buat yang ngambil uang Hambalang, proyek e-KTP, biar dibuka semua," ujarnya, Selasa (22/10).

Kemudian, Nazaruddin tiba-tiba menuding seorang menteri yang turut terlibat dalam korupsi proyek e-KTP dan Hambalang. Nazaruddin menyebut menteri itu mengintervensi DPR untuk meloloskan anggaran multiyears di dua proyek tersebut.

"Ini kan ada seorang menteri yang selalu mengintervensi, supaya surat multiyears keluar di proyek e-KTP di proyek Hambalang," ujarnya.

Saat ditanya, siapa menteri yang dimaksud, Nazaruddin hanya menyebut inisial menteri itu, SS.

"Nah menteri itu suka marah-marahin menteri, (inisial) SS lah," ujarnya.

[dan]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Ketua DPD Golkar ngaku disuruh Ical gelar Munas di Bali
  • Menteri Hanif cabut izin penampungan TKI ilegal di Tebet
  • Ini alasan PBNU minta Jokowi jadikan 22 Oktober Hari Santri
  • 4G-LTE mulai dikomersialisasikan pada pertengahan 2015 mendatang
  • JK nilai peranan perempuan semakin meningkat
  • Honeymoon Raffi - Gigi di Sumatra bakal tayang secara live!
  • JK sebut penunjukan Jaksa Agung tak perlu libatkan KPK & PPATK
  • Udar Pristono adukan jaksa ke Komisi Kejaksaan
  • Apindo ancam relokasi perusahaan, Soekarwo sebut tidak mungkin
  • Pemerintah janji pantau langsung pembangunan daerah
  • SHOW MORE