Nanik, guru TK cantik penakluk lintasan offroad

Reporter : Vizcardine Audinovic | Minggu, 21 April 2013 08:04




Nanik, guru TK cantik penakluk lintasan offroad
offroader yang jadi guru TK. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Jasa R.A Kartini yang memperjuangkan emansipasi wanita masih terasa hingga kini. Banyak wanita yang bisa melakoni aktivitas cukup ekstrem yang biasa dilakukan pria. Salah satunya Nanik W. Oetomo, warga Malang yang menjadi offroader.

Nanik sudah lima tahun menjadi ratu lintasan speed offroad. Jika melihat parasnya yang cantik dan pembawaannya yang kalem, mungkin tak ada yang menyangka dirinya adalah seorang pembalap. Wanita berkulit putih ini pertama kali berkenalan dengan dunia offroad dari sang suami, Agus Apache.

Agus sendiri sudah mempunyai segudang pengalaman di dunia tersebut. Awalnya dia hanya menjadi navigator suami. Ternyata sang suami mencium bakat istrinya. Akhirnya pada 2008, dia mulai menjadi offroader dan mengikuti kelas khusus wanita di Kejurda di Dampit, Kabupaten Malang. Di kejuaraan ini dia berhasil menyabet juara 1. Sejak itu pula Nanik terus berjaya di berbagai ajang offroad.


Nanik menunjukkan sisi maskulinitas ketika berada di balik kemudi jip offroad

Aktivitas yang masih jarang diminati kaum hawa ini cukup berisiko. Mobilnya sendiri pernah terguling dan menabrak pohon. Namun Nanik menganggap offroad masih sangat aman. Meski nyawa dipertaruhkan, kalau kita memperhatikan keamanan ya aman. Walau mobil ringsek, kalau safety bagus, kita selamat, ujar wanita yang tergabung dalam Blonde Offroad Team itu.

Dia sendiri pernah mengalami berbagai kendala saat mengendarai mobil jip di lintasan offroad, tapi hal itu tidak membuatnya kapok. Dia ingin terus eksis di dunia tersebut sampai tua nanti. Dari sisi usia, Nanik tergolong senior, bila dibandingkan offroader wanita lainnya. Kebanyakan offroader sekarang usianya belasan tahun, ujar wanita 37 tahun itu. Tapi, dari sisi prestasi, Nanik tidak kalah bila dibandingkan para juniornya. Pokoknya, sampai tua tetap offroader, tegasnya.

Ada kepuasan tersendiri yang dia dapatkan dari hobi ekstremnya itu. Offroad itu ada kompetisinya, jika menjadi juara ada kebanggaan tersendiri, katanya dengan semangat. Kepuasan itu Nanik rasakan ketika dia berhasil menaklukkan lintasan dan bisa lolos dari rintangan.

Sementara offroad dianggap sebagai hobi, wanita yang sejak kecil sudah tomboy ini ternyata mempunyai profesi yang bertolak belakang dengan hobinya itu. Sudah setahun belakangan ibu dua anak itu mengajar di TK Dian Agung Malang.Kalau ngajar, sisi feminin saya muncul, ucapnya. Setiap hari, antara pukul 07.00-11.00, Nanik menjalani rutinitasnya sebagai guru TK kelas B. Tapi jangan harap melihat sisi maskulin Nanik di kelas.

Nanik sangat mencintai anak-anak, bahkan muridnya pun juga mencintai dirinya. Mereka sering ke kelas minta di pangku. Tapi akibatnya, murid saya di TK B cemburu, katanya sambil tersenyum.



Nanik bersama murid-muridnya saat peringatan Hari Kartini di TK Dian Agung Malang

Meski kegiatan offroad dengan profesinya sebagai guru TK sangat bertolak belakang, dia mengaku ada kesamaan di antara dua aktivitas itu. Kedua hal itu sama-sama menuntut kesabaran pelakunya. Kalau kita emosi di lintasan, hasilnya bisa berantakan. Begitu juga waktu ngajar anak kecil, kita juga tidak boleh emosi, ujar runner up Kejurnas Offroad 2011 ini. Hanya saja kepuasan menjadi guru TK adalah ketika metode mengajarnya bisa diterima oleh para murid. "Kalau cara mengajar saya diterima, berarti saya benar," jelas Nanik.

Walau sangat mencintai dunia offroad dan anak-anak, dia tetap menomorsatukan keluarga. Dia tidak lupa akan kodrat dan kewajibannya sebagai ibu. Apalagi keluarganya juga sama-sama penggemar offroad. Kedua putranya yang berusia 17 dan delapan tahun mulai mengikuti jejaknya sebagai offroader. "Sepertinya offroad sudah mendarah daging. Saya tidak pernah mendapat komplain dari anak-anak mengenai hobi ini," pungkasnya.

Namun ketika disuruh memilih antara offroad atau guru TK, wanita cantik ini lantas tersenyum. Sampai sekarang belum bisa jawab, yang jelas offroad ada masanya, tutur Nanik. Ke depannya dia ingin membagi ilmu dan pengalamannya seputar offroad pada generasi muda.

[vic]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Polisi tahan Mini Cooper artis dangdut yang langgar lalu lintas
  • Di hari yang sama, Luhan dan Kris Mediasi denagan SM Entertainment
  • Minim peralatan, pemerintah sulit tangkap kapal nelayan ilegal
  • Lama tak pulang, Romi Herton sapa warga Palembang salam 2 jari
  • Dakwaan Machfud gagal ungkap peran Cikeas di Hambalang
  • Ibas belum layak gantikan SBY jadi ketum Demokrat
  • Tahun depan, harga produk makanan dan minuman naik 10 persen
  • Anak gugat orangtua kalah di tingkat kasasi dan PK
  • Undang bintang Mahabharata ke DPR, Nurhayati minta RI tiru India
  • MA krisis hakim pengadilan tingkat pertama
  • SHOW MORE