Merdeka.com tersedia di Google Play


MK, terduga teroris Bandung alumnus Unikom

Reporter : Andrian Salam Wiyono | Jumat, 31 Agustus 2012 13:09


MK, terduga teroris Bandung alumnus Unikom
Densus 88. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - MK (27) terduga anggota jaringan teroris yang ditangkap Densus 88 kemarin di Bandung, merupakan alumni Universitas Komputer (Unikom) Indonesia, jurusan Teknik Informatika. MK yang memang handal dalam bidang IT sejak kuliah itu menyelesaikan studinya pada 2006.

Hal itu disampaikan, Ketua Program Studi Teknik Informatika, Mira Kania Sabariah, saat ditemui di Kampus Unikom Jalan Dipatiukur, Bandung, Jumat (31/8).

"Betul MK masuk pada 2003 dan menyelesaikannya 2006, tapi MK mahasiswa transfer dari kampus lainnya," katanya.

Mira mengaku sempat mengajar MK. Namun selepas MK lulus, keduanya tidak pernah berkomunikasi lagi. "Kami dari universitas tidak lagi berkomunikasi dengan beliau," terangnya.

Dia mengatakan, MK mendapat gelar sarjana karena mampu menyelesaikan studi dengan predikat baik. Perilaku MK selama belajar di kampus juga wajar. "Melalui kualifikasi itu makannya kami meluluskan," ujarnya.

"Tidak mungkin kami meluluskan mahasiswa yang tidak berkualifikasi. Apalagi beliau adalah sosok yang memang pandai," tambahnya.

Mira mengungkapkan, ia terakhir kali bertemu dengan MK pada tahun 2009 lalu di sebuah ajang kompetisi nasional di Jakarta. Dalam acara kumpul programer di Jakarta itu, MK membuat program pengolahan dokumen proyek.

"Betapa kagetnya, ternyata ada alumnus Unikom yang ikut kompetisi ini. Saya juga menyapanya dan tidak ada yang berbeda dari beliau," jelasnya.

Sepengetahuan Mira, MK mampu menyisihkan ratusan pembuat software di ajang tersebut. Dia pun merasa bangga ketika ada anak didiknya bisa mengikuti ajang bergengsi.

"Yang saya tahu dia mampu menyisihkan, tapi saya tidak tahu detailnya, karena waktu saya ikut di sana beda kategori," ungkapnya.

Lama tak berjumpa, Mira dikagetkan dengan pemberitaan di media bahwa MK adalah alumnus Unikom. Dia mengaku kaget dan tidak menyangka bahwa MK diduga terlibat dalam jaringan teroris.

"Jelas kaget dan tidak menyangka, tapi kami ingin luruskan bahwa beliau lulus bukan dengan predikat yang buruk," ungkapnya.

[ren]

KUMPULAN BERITA
# Terorisme

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Terorisme, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Terorisme.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Kim Jong Un sudah dipersiapkan jadi pemimpin sejak kecil
  • Disebut utang pada Prabowo, SDA bilang 'murni dukungan pribadi'
  • JIS klaim selektif saat mencari tenaga pengajar
  • SDA ngotot dukung Prabowo di Pilpres 2014
  • Dino ingin teladani Perdana Menteri Ali Sostroamidjojo
  • KPK bakal seret BCA dalam kasus Hadi Poernomo
  • Bartra akhirnya akui kecepatan Bale
  • Awal Mei, Boediono dan Sri Mulyani jadi saksi di sidang Century
  • JIS mengaku tahu ada korban sodomi baru dari media
  • Bunuh pari manta cuma Rp 4 juta, jadi wisata bahari Rp 40 M
  • SHOW MORE