Merasa tidak melarat, 67 KK di Sleman kembalikan kartu miskin

Reporter : Mohamad Taufik | Kamis, 27 Juni 2013 13:06




Merasa tidak melarat, 67 KK di Sleman kembalikan kartu miskin
Ilustrasi miskin. merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Sebanyak 67 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah mengembalikan kartu miskin kepada pemerintah daerah setempat dan menyatakan menanggalkan status miskin.

"Hingga saat ini sudah sebanyak 67 kepala keluarga (KK) yang mengembalikan kartu miskin. Sebanyak 41 KK di Desa Margoagung, Kecamatan Seyegan, yang dilakukan beberapa waktu lalu dan 26 KK di Desa Tegaltirto, Kecamatan Berbah," kata Kabag Humas Setda Kabupaten Sleman Endah Sri Widiastuti. Seperti diberitakan Antara, Kamis (27/6).

Menurut dia, KK tersebut berhasil keluar dari status miskin melalui berbagai kegiatan usaha yang dikembangkan sehingga mampu menambah pendapatan perekonomian keluarga.

"Mereka ini dibimbing langsung untuk mengembangkan usaha ekonomi melalui program pemberdayaan oleh Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) masing-masing kecamatan sejak dua tahun terakhir," kata Endah menegaskan.

Sementara itu Bupati Sleman Sri Purnomo menyambut baik KK yang mengembalikan kartu miskin ini sebagai salah satu upaya membantu pemerintah dalam mengatasi kemiskinan.

"Ini diharapkan dapat diikuti KK miskin lainnya. Apalagi saat warga miskin berebut mengambil dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), warga Desa Tegaltirto justru dengan sukarela dan tanpa paksaan mengembalikan kartu miskin kepada pemerintahan desa setempat," katanya.

Sri Purnomo mengaku sangat bangga dengan keberanian para warga itu untuk menyatakan diri keluar dari kemiskinan dan mempunyai pemikiran untuk berusaha sungguh-sungguh untuk meningkat.

"Nantinya warga yang telah mentas dari kemiskinan dan memiliki usaha untuk menopang hidup ini bisa mendapatkan bantuan berupa penguatan modal untuk mengembangkan usaha yang selama ini digeluti," katanya.

Ia mengatakan, kalau tidak ada upaya untuk berubah tentu yang didapat hanya jatah untuk keluarga miskin yang hanya bisa untuk konsumtif saja.

Baca juga:
Ini alasan Mensos ada warga miskin tak dapat BLSM
Di Banyumas, pembagian BLSM berdasarkan data 2010
7 Cerita kacaunya pembagian BLSM rugikan rakyat miskin

[mtf]

KUMPULAN BERITA
# BLSM# Kemiskinan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Seminar LGBT di Sanata Dharma diancam dibubarkan FUI DIY
  • Menko Polhukam Djoko dicecar KPK soal dana operasional menteri
  • 11 Fakta menarik tentang stres yang harus diketahui!
  • Kastil Hogwarts dijual Rp 537 miliar, tertarik?
  • Gandeng Korea, PMI dirikan industri kantong darah senilai 700 M
  • Ke depan bupati & wali kota tak boleh asal tinggalkan daerah
  • Pemeran Pandawa lima di serial Mahabharata jumpa pers di Bali
  • Pura-pura pesan makan, ternyata pasangan ini tepergok curi motor
  • RUU Pemda, bupati angkat pegawai sembarangan bisa dipidana
  • Ahok ancam pidanakan pengemis-pengemis tajir di Jakarta
  • SHOW MORE