Menpora akui hadir dalam rapat anggaran PON Riau
Merdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menyatakan pernah hadir pada Rapat Koordinasi (Rakor) PON Riau, karena mendapat undangan secara resmi dari Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra).
"Jelas saya pernah datang karena itu rakor resmi dapat undangan dari Menko Kesra, sebagai Menpora dan instansi lain yang terkait," ujar Menpora, Andi Mallaranggeng, sebelum Rapat Kerja (Raker) dengan Panja Pembahasan perkembangan program Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, di ruang rapat Komisi X DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, (10/7).
Andi menjelaskan, pertemuan tersebut memang membahas permintaan tambahan anggaran dari Gubernur Riau untuk penyelenggaraan PON sebesar Rp 300 miliar. Tetapi pihak Kemenpora hanya dapat membantu anggaran sebesar Rp 100 miliar.
"Kalau kami kan dari dulu ada permintaan dari gubernur untuk penyelenggaraan PON, itu sejumlah Rp 300 miliar. Tetapi kemudian direvisi menjadi Rp 150 miliar, dan yang bisa kita bantu hanya Rp 100 miliar. Dan itu dananya masih menunggu perincian penggunaannya," terangnya.
Saat pertemuan itu, Andi mengingat, salah satu pokok yang menjadi bahasan adalah persiapan dan hambatan dalam penyelenggaraan PON.
"Terutama bagaimana supaya PON itu berjalan dengan baik, bagaimana persiapan-persiapannya, hambatan-hambatannya. Karena ada beberapa proyek-proyek yang nampaknya belum selesai, dan ada persoalan empat cabang yang ingin masuk tapi belum dibahas. Kemudian terkait dengan kemenpora itu persoalan penyelenggaraan yang resmi dari Menko Kesra," jelasnya.
Sementara itu, perihal proyek PON tersebut apa ada pihak yang mengintervensi. Di mana ada tudingan Agung Laksono mempengaruhi dalam pemenangan tender. Andi menyerahkan pada proses hukum yang berjalan. "Silakan proses hukum dijalankan," tutupnya. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya