Menkominfo: Content Provider ilegal sudah tiarap
Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengklaim, pembobolan pulsa yang sering dilakukan content provider (CP) ilegal sudah relatif menurun. Dia meyakini penurunan itu karena langkah Kemenkominfo yang menghentikan segala bentuk sms premium.
"Tidak, mereka justru pada tiarap kok. Iya mereka bagaimana meningkat, contohnya malah menurun," ujar Tifatul Sembiring, kepada wartawan, saat ditemui di gedung Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (2/5).
Tifatul mencontohkan, Telkomsel misalnya, dilaporkan bahwa dari 43 Juta pelanggan CP nya, setelah di unreg masif dan di register ulang selama dua pekan, yang mendaftar cuma 350 ribu.
"Jadi justru menurun. Lalu yang nakal-nakal itu harus ditindak. jadi yang mencuri uang, yang mengakses database operator itu harus dihukum," jelas Tifatul.
Tifatul juga menyebutkan, saat ini volume bisnis telekomunikasi Indonesia sudah mencapai Rp 100 triliun per tahunnya.
"Kalau Anda tahu bahwa salah satu operator telekomunikasi saja, itu kartu pra bayarnya bisa laku 110 Triliun pertahun. Jadi itu baru satu operator, belum lagi bisnis broadcasting, belum lagi internet dan lain-lainnya," tandas Tifatul. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya