Menkes Endang dan perjuangannya melawan kanker paru
Merdeka.com - Menteri Kesehatan (Menkes), Endang Rahayu Sedyaningsih, kini telah berpulang ke hadapan Sang Pencipta. Endang meninggal setelah berperang melawan penyakit yang sebelumnya tidak pernah diketahui ada dalam dirinya, kanker paru-paru. Apalagi, ketika menjalani tes kesehatan sebelum diangkat menjadi Menteri, rekam medis menyatakan bahwa Endang dinyatakan sehat seutuhnya.
Kabar mengejutkan itu diterima Endang pada 22 Oktober 2010, atau tepat satu tahun setelah dirinya diangkat menjadi Menteri Kesehatan. Kala itu, Endang harus menjalani pemeriksaan rutin yang diwajibkan bagi seluruh pejabat negara. Dalam pemeriksaan tersebut, Endang dinyatakan mengidap penyakit kanker paru-paru. Sejak saat itu, sepanjang bulan Oktober-November 2010, Endang harus berobat ke beberapa rumah sakit, yakni RSPAD Gatot SUbroto dan RS Gading Pluit. Bahkan, Endang sempat berobat ke Guangzhou, Cina.
Tidak banyak publik yang tahu tentang penyakit yang diderita oleh Endang. Informasi tersebut baru terbuka pada 17 Januari 2011. Di hari itu, Endang baru terbuka akan kondisi kesehatannya. Endang pun mengakui, dirinya memang menderita kanker paru-paru.
"Yang tahu saya sakit hanya sedikit pejabat eselon I," ujar Endang kala itu.
Lambat laun, kabar tentang penyakit Endang semakin meredup. Presiden SBY pun tidak menggeser Endang dari posisinya sebagai Menkes. Endang pun semakin giat dalam bekerja. Beberapa kalangan pun menyatakan, Endang merupakan sosok yang kuat dan tidak kenal lelah.
Kabar tersebut kembali mencuat ketika Endang diketahui harus menjalani perawatan intensif di RS Cipto Mangunkusumo, sekitar pertengahan April 2012. Sejak itu, kondisi kesehatan Endang semakin menurun. Endang pun tidak mampu lagi beranjak dari ranjangnya.
Melihat kondisinya yang semakin menurun, Endang lantas berniat mengundurkan diri dari jabatan Menkes. Niat itu diutarakan langsung kepada Presiden SBY ketika menjenguk dirinya di RSCM saat Kamis, 26 April 2012 yang lalu. Presiden SBY pun tak lantas mengabulkan permohonan Endang tersebut.
Kondisi kesehatan Endang semakin menurun secara drastis sejak Selasa pagi (1/5).
"Sebenarnya, sudah sejak kemarin (Senin, 30/4) kondisi ibu menurun. Tapi secara nyata baru tadi pagi," terang Dirut RSCM, dr Kamal Taher, kepada wartawan.
Mengetahui hal tersebut, awak media pun setia menunggu di teras depan RSCM Kencana. Dengan harapan ada perkembangan positif yang menunjukkan tanda kepulihan Endang.
Apa daya, nasib manusia di tangan Sang Pencipta. Endang dipanggil ke hadirat Tuhan dan harus berpulang. Menkes Endang, yang sebagian orang mengenalnya sebagai sosok yang tidak kenal lelah, meninggal pada Rabu (2/5) pukul 11.41 WIB.
Pagi ini, setelah disemayamkan di Kementerian Kesehatan, jenazah Endang lalu dibawa ke Pemakaman San Diego Hills, Karawang. Presiden SBY dikabarkan akan memimpin langsung upacara pemakaman Endang. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya