Merdeka.com tersedia di Google Play


Masa jabatan anggota dewan digugat ke MK

Reporter : Baiquni | Jumat, 19 Oktober 2012 16:50


Masa jabatan anggota dewan digugat ke MK
Gedung DPR. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Ketentuan yang mengatur masa jabatan anggota dewan yang termaktub dalam Pasal 51 Undang-undang (UU) Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dinilai tidak tegas. Sebab, pasal tersebut tidak mencantumkan batasan berapa kali seseorang dapat menjabat sebagai anggota dewan.

"Kalau dibandingkan, masa jabatan presiden hanya dua kali periode. Begitu juga dengan ketua MK. Seharusnya DPR juga dua kali masa periode saja," ujar kuasa hukum pemohon, Muhammad Sholeh saat mendaftarkan permohonan uji materi di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (19/10).

Sholeh mengatakan, pembatasan mutlak diberlakukan agar terjadi regenerasi di jajaran anggota dewan. "Dalam UU Nomor 8 Tahun 2012 tidak memberlakukan pembatasan masa jabatan. Padahal, pembatasan terhadap warga negara haruslah dilakukan secara proporsional serta menghindari pemberian diskresi berlebihan terhadap negara," kata dia.

Selain itu, terang Sholeh, tidak ada pembatasan dalam masa jabatan anggota dewan berpotensi membahayakan bagi tumbuh kembangnya proses demokrasi. "Tidak dibatasinya masa jabatan anggota legislatif dapat menimbulkan kesewenang-wenangan yang dilakukan anggota legislatif karena kekuasaannya tidak dibatasi," ucapnya.

Permohonan ini diajukan oleh Antonius dan Moch Syaiful. Mereka mendalilkan pemberlakuan pasal ini bertentangan dengan Pasal 22 E ayat (1), 27 ayat (1), 28 D ayat (1) dan 28 I ayat (2) UUD 1945.

[did]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita DPR, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar DPR.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • PDIP pastikan sudah pegang tiga nama cawapres Jokowi
  • Gedung Putih tolak komentari petisi deportasi Bieber
  • Song Seung Hun donasi 100 juta won untuk korban Ferry Korea
  • Puluhan anak buah Haji Lulung 'kepung' markas PPP
  • Dahlan dan Mandiri disarankan caplok bank swasta saja
  • Pengamat: Konsultan PDIP jual capres seperti jual pasta gigi
  • Blusukan Jokowi, ampuhkah untuk senjata pilpres?
  • Ini kata Sidarto soal isu pertemuan Jokowi, Mega & Ical di Bali
  • Amerika tolak pelat nomor kendaraan ateis
  • Bila dicaplok Mandiri, pekerja BTN khawatir PHK massal
  • SHOW MORE