Merdeka.com tersedia di Google Play


Marinir jadi beking warung remang-remang di Padang?

Reporter : Didi Syafirdi | Rabu, 30 Mei 2012 07:17


Marinir jadi beking warung remang-remang di Padang?
TNI. merdeka.com

Merdeka.com - Belasan anggota Marinir TNI AL ngamuk saat warung remang-remang di kawasan Bungus, Padang, Sumatera Barat dibongkar Satpol PP. Wartawan yang sedang meliput menjadi sasaran kemarahan mereka. Tiga wartawan terluka akibat dianiaya.

Saat Satpol PP bersama warga melakukan pembongkaran, para Marinir berpakaian bebas dan preman sudah berada di lokasi. Tiba-tiba saja para Marinir langsung menyerang para wartawan. Mereka merebut paksa kamera, memori dan kaset, kemudian dihancurkan.

Menjadi tanda tanya besar kenapa anggota Marinir berada di tempat yang bukan semestinya. Dan mengapa mereka bertindak tidak sesuai dengan tugasnya. Lebih memalukan mereka memakai pakaian dinas. Ada apa?

Diduga pemilik warung remang-remang yang beralih fungsi jadi tempat prostitusi itu mengalirkan uang pelicin ke anggota Marinir untuk menjadi beking. Sudah bisa ditebak, tujuannya agar usaha yang ditentang warga itu bisa berjalan mulus.

Sebenarnya sudah lama warga berang dengan keberadaan warung remang-remang, namun mereka tak bisa berbuat banyak karena akan berhadapan dengan pria-pria berbadan tegap. Selasa (29/5) menjadi momentum ketika Satpol PP melakukan pembongkaran. Emosi yang sudah tak terbendung, akhirnya warga membakar warung-warung itu.

Lagi-lagi wartawan menjadi korban. Kala itu 10 sampai 15 wartawan meliput pembongkaran. Tanpa diduga anggota Marinir berpakaian dinas dan berbaju preman tiba-tiba saja merampas dan merusak kamera milik para wartawan. Tak berhenti sampai disitu, mereka juga melakukan penganiayaan.

Akibat penganiayaan itu, tiga wartawan terluka. Mereka adalah Budi Sunandar dari SindoTV dengan luka di telinga dengan 12 jahitan, Jamaldi dari Favorit TV dan Afriandi dari Metro TV mengalami luka memar. Ketiganya langsung dilarikan ke RS M Jamil, Padang.

Saat merdeka.com mencoba meminta keterangan, Kadispen TNI AL Laksama Pertama Untung Suropati tidak bisa dihubungi. Begitu juga dengan Kapuspen TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul, telpon genggamnya tidak aktif.

[did]

KUMPULAN BERITA
# Kekerasan Pada Wartawan

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Kekerasan Pada Wartawan, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Kekerasan Pada Wartawan.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Ayu Ting Ting: Banyak wanita sukses tanpa laki-laki
  • Calo alkes menangis dituntut 9,5 tahun bui
  • Infrastruktur hambat program konversi LPG di Indonesia timur
  • Hilangkan sembelit yang mengganggu dengan 5 minuman ini
  • Tampang Menawan Generasi Penerus Honda Accord!
  • Tolak akuisisi, karyawan BTN di Jawa Timur demo sampai malam
  • Kasus pajak BCA seret mantan ketua BPK, Menkeu serahkan pada KPK
  • ViewSonic rilis proyektor Pro8520HD untuk ruangan ekstra besar
  • Gerindra mulai lirik Golkar
  • Kemenperin: Foxconn banyak mau, minta lahan dekat bandara
  • SHOW MORE