Merdeka.com tersedia di Google Play


Mahasiswa fakultas dakwah cabuli ABG 15 tahun

Reporter : Moch. Andriansyah | Kamis, 25 Oktober 2012 16:31


Mahasiswa fakultas dakwah cabuli ABG 15 tahun
Ilustrasi Asmara. Petrenko Andriy/shutterstock.com

Merdeka.com - Seorang mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri Islam Surabaya, Jawa Timur, melakukan perbuatan asusila. Akibatnya, Roqib (24), asal Pamekasan, Madura, terpaksa harus berurusan dengan pihak yang berwajib, Kamis (25/10).

Mahasiswa Fakultas Dakwah Jurusan Komunikasi itu dituding telah berbuat cabul terhadap kekasihnya yang masih duduk di bangku SMP, yaitu RQ (15), warga Balonsari, Surabaya.

Hubungan antara Roqib dan RQ ini sudah berjalan dua tahun. "Namun, selama itu, keduanya kerap melakukan hubungan layaknya suami isteri. Pengakuan tersangka sih hanya dua kali," terang Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti.

Menurut Suparti, kejadian ini bermula sejak dua tahun lalu. Saat itu, Roqib berkenalan dengan RQ dari seorang teman. Dari perkenalan itu, antara Roqib dan RQ, saling jatuh cinta. Keduanya pun berpacaran.

Nah, selama dua tahun berpacaran mereka masih tetap setia. "Hingga suatu ketika, Roqib mengajak RQ pergi keluar rumah dengan alasan menraktir makan di hari ultah Roqib. Usai makan bersama, Roqib mengajak RQ ke tempat Pacuan Kuda, Pantai Ria Kenjeran," kata Suparti bercerita.

Di lokasi Pacuan Kuda, ternyata Roqib tidak mengajak RQ nonton balapan kuda. Justru Roqib mengajak RQ bermain 'kuda-kudaan' di semak-semak.

Roqib merayu RQ agar mau diajak bercumbu. Tak butuh waktu lama merayu RQ. Hanya butuh waktu 10 menit. Kedua insan yang dimabuk cinta ini pun langsung bercumbu di atas semak-semak.

"Saya nggak maksa kok. Kita mau sama mau," elak Roqib pada penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.

Setelah peristiwa itu, Roqib dan RQ pun melanjutkan kisah cinta terlarang mereka untuk kali kedua. Sayangnya, rahasia ranjang mereka berdua bocor. Orangtua RQ mendengar anaknya berhubungan layaknya suami isteri dengan Roqib. Dan mereka pun langsung melapor ke pihak yang berwajib.

Tak butuh waktu lama, polisi pun menangkap Roqib di tempat kosnya di Jalan Wonocolo, Surabaya. "Tersangka kita jerat Pasal 81 ayat (2) Undang Undang RI Nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman tiga sampai 15 tahun penjara," tegas Suparti.

[ren]

KUMPULAN BERITA
# Pencabulan

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Pencabulan, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Pencabulan.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Harga Rp 5 juta, arloji mewah Panglima TNI KW?
  • Sulit genjot modal, BTN dinilai pantas dicaplok Bank Mandiri
  • SBY: UKM jangan ngepruk harga, pagi Rp 2 juta malam Rp 12 juta
  • Robson: skuat tua MU tak boleh jadi alibi Moyes
  • Polisi Aceh yang cabuli 5 bocah diduga punya kelainan seksual
  • Kapolda Sulsel: Geng motor musuh kita bersama harus diberantas
  • 7 Makanan super untuk melawan kanker
  • Saksi sebut kapok beri kuitansi kosong ke Kemenlu
  • Caleg Hanura curhat, mengaku dicurangi rekan separtai
  • Lolos ke Senayan Nico Siahaan ingin perbanyak SMK daripada SMA
  • SHOW MORE